Jalur Pendakian ke Gunung Everest Kembali Dibuka

CNN Indonesia | Sabtu, 01/08/2020 04:36 WIB
Jalur pendakian ke gunung Everest kembali dibuka dan penerbangan internasional ke Nepal juga mulai diizinkan mulai 17 Agustus. Gunung Everest akan dibuka lagi untuk pendakian. (Foto: Istockphoto/B&M Noskowski(
Jakarta, CNN Indonesia --

Nepal membuka kembali jalur pendakian gunung Everest jelang libur musim gugur. Pembukaan kembali jalur pendakian dilakukan di tengah ketidakpastian penyebaran virus corona.

Departemen Pariwisata Nepal, Mira Acharya mengatakan dibukanya kembali wisata Everest sejak pemerintah mencabut penguncian wilayah (lockdown) pekan lalu.

"Penguncian wilayah dicabut pekan lalu, dan Nepal sekarang terbuka untuk kegiatan pariwisata, termasuk pendakian gunung," kta Acharya kepda AFP.


Untuk mendatangkan turis asing, Nepal juga akan mengizinkan penerbangan internasional mulai 17 Agustus. Nepal pertama kali menutup perbatasan dan menghentikan jalur pendakian Everest pada Maret lalu.

Semua penumpang internasional yang datang dan berangkat ke Nepal harus memiliki sertifikat kesehatan yang menyatakan bahwa mereka bebas virus corona.

Menteri Pariwisata dan Penerbangan Sipil Nepal, Yogesh Bhattarai, mengatakan, para pelancong yang tiba juga harus menjalani karantina, meski ia tak mengungkap durasinya.

Acharya mengatakan protokol kesehatan tetap diberlakukan bagi keselamatan turis. Turis akan diharuskan melakukan karantina saat tiba di Nepal, sebelum memulai pendakian.

Ahli memperingatkan puncak kedatangan wisatawan ke gunung Everest pada September hingga November. Pengunjung diminta mewaspadai angin kencang dan suhu yang lebih rendah di puncak gunung di tengah pandemi Covid-19.

Keputusan itu dilakukan kendati ada lebih dari 1.000 kasus baru yang dilaporkan pekan, sehingga total 19.547 orang terinfeksi virus corona

(AFP)