7 Keajaiban Dunia Baru Pilihan Netizen

CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 14:27 WIB
7 Keajaiban Dunia Baru Pilihan Netizen Chichen Itza di Meksiko. (Istockphoto/Starcevic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Daftar 'Tujuh Keajaiban Dunia' versi UNESCO memiliki banyak "revisi". Salah satunya yang terbit dan viral pada tahun 2007 ialah 'Tujuh Keajaiban Dunia Baru' yang merupakan inisiasi dari kelompok Global Memory.

Berjudul asli 'New7Wonders', destinasi yang masuk daftar ini merupakan pilihan ratusan juta netizen dari penjuru dunia.

Bagi yang penasaran dengan 'Tujuh Keajaiban Dunia Baru', berikut ini daftar destinasinya:



1. Chichen Itza (Meksiko)

Sisa dari peninggalan bangsa Maya yang terletak di Semenanjung Yucatán ini telah masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO setelah ditemukan pada 1841.

Piramida El Castillo menjadi salah satu alasan turis ramai berdatangan ke sini setiap tahunnya.

Waktu terbaik untuk datang: Datang di pagi hari sebelum suhu terlalu gerah dan penumpang kapal pesiar dari Cancun berdatangan.

Turis juga banyak yang datang saat musim semi dan gugur karena pemandangan berkabutnya dirasa lebih indah, namun suasana bakal lebih ramai.

2. Patung Kristus Penebus (Brasil)

Patung Kristus Penebus Dosa. (Istockphoto/dislentev_

Selesai dibangun pada tahun 1931, patung setinggi 30 meter dan dengan tangan sepanjang 28 meter ini menambah kecantikan pemandangan kota Rio de Janeiro.

Patung ini juga disebut sebagai monumen buatan manusia terindah di dunia.

Waktu terbaik untuk datang: Rio cenderung lebih kering di bulan Desember hingga Februari. Walau suhu terasa lebih gerah, namun pemandangan nampak jelas indahnya.

Siang hari--terutama di akhir pekan atau hari libur nasional, sudah pasti ramai oleh turis. Pagi hari lebih baik untuk mengambil gambar patung; sore hari lebih baik untuk mengambil gambar panorama kota.

3. Colosseum (Italia)

Colosseum. (Istockphoto/venuestock)

Bangunan ini berupa stadion untuk berbagai keriaan zaman dahulu kala, salah satunya pertarungan antara manusia dan binatang.

Kaisar Vespasian membangun mulai pada abad 71 Masehi dan selesai pada masa pemerintahan puteranya, Titus, pada abad 80 Masehi.

Hingga saat ini bangunan berkapasitas 50 ribu orang ini merupakan contoh gedung pertunjukan terbaik di dunia, dari segi arsitektur hingga kualitas tata suaranya.

Waktu terbaik untuk datang: musim sepi turis di Roma berlangsung selama musim dingin, sehingga kerumunan turis bakal berkurang, apalagi jika datang pagi hari saat dibuka atau sore hari sebelum ditutup.

Datang di siang hari ke sini sudah pasti terasa panas terik.

4. Tembok Besar (China)

Tembok Besar China. (Istockphoto/NI QIN)

Pembangunan Tembok Besar dimulai sekitar 220 Sebelum Masehi saat Dinasti Ming berkuasa. Fungsi bangunan ini menghalau penyerbu ke utara, keluar dari China.

Namun orang-orang Mongol berhasil menembus tembok ini pada abad ke-13---dan mendirikan area pemukiman dan perdagangan di kawasan yang sekarang bernama Beijing, di bawah arahan Kublai Khan.

Membentang sepanjang 8.852 kilometer, UNESCO menyatakan kalau bangunan ini merupakan contoh luar biasa dari gabungan arsitektur, teknologi, dan seni China kuno.

Waktu terbaik untuk datang: rencanakan perjalanan saat musim semi atau musim gugur ketika cuaca lebih cerah dan lebih sedikit turis yang berkunjung.

5. Machu Picchu (Peru)

Machu Picchu. (Istockphoto/pawopa3336)

Machu Picchu merupakan destinasi yang paling sulit dijangkau di antara seluruh destinasi dalam daftar ini. Turis harus melakukan pendakian ke Pegunungan Andes demi mencapainya.

Namun sesampainya di sana rasa lelah pasti terbayar oleh keindahan bangunan dan pemandangan di sekitarnya.

Suku Inca membangunnya pada abad ke-15, tetapi pembangunannya tak selesai akibat invasi Spanyol pada abad ke-16.

Waktu terbaik untuk datang: musim kemarau, yang berlangsung April hingga Oktober (meskipun cuaca di Andes sulit diprediksi). Kerumunan turis bakal terjadi pada Juni hingga Agustus.


6. Petra (Yordania)

Petra. (REUTERS/Muhammad Hamed)

Terletak di daerah gurun barat daya Yordania, antara Laut Mati dan Laut Merah, Petra merupakan bekas pemukiman zaman pra-sejarah.

Turis mungkin mengenalinya dari film 'Indiana Jones and the Last Crusade' (1989) tetapi selama masa Yunani dan Roma kuno, area ini dikenal sebagai perhentian kafilah yang mengembara antara Mediterania dan Timur.

Pada abad ke-7 Masehi area ini ditinggalkan kafilah. Tetapi bangunan berbahan batu pasir yang ada di sekitarnya masih berdiri dengan gagah.

Waktu terbaik untuk datang: musim panas bisa menjadi sangat panas di Yordania, dan musim dingin jauh lebih dingin. Musim semi atau musim gugur menjadi waktu yang pas datang ke sini.

7. Taj Mahal (India)

Taj Mahal. (Istockphoto/somchaisom)

Taj Mahal adalah bangunan simbol cinta, yang tak hanya cantik tapi juga memiliki nilai arsitektur yang tinggi.

Kaisar Mughal Shah Jahan memerintahkan pembangunan pada 1632 sebagai monumen untuk istrinya, Mumtaz Mahal. Struktur yang sangat indah, dianggap sebagai pencapaian arsitektur Indo-Islam, tertinggi saat selesai dibangun pada tahun 1648.

Bangunan berbahan dasar marmer putih ini berada di Agra, sekitar 212 kilometer di selatan ibukota India, New Delhi.

Waktu terbaik untuk datang: akhir musim semi dan awal musim panas merupakan masa paling gerah di India. Datanglah pada musim hujan atau November hingga Februari. Siapkan waktu kedatangan pagi hari, karena pemandangan matahari terbit di sini sangatlah indah.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)