Dunia Medis Temukan Cara Baru Menunda Masa Menopause

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 13/08/2019 10:55 WIB
Dunia Medis Temukan Cara Baru Menunda Masa Menopause Foto: DieterRobbins/Pixabay
Jakarta, CNN Indonesia -- Perempuan kini bisa menunda waktu menopause hingga 20 tahun lamanya. Penundaan dilakukan melalui prosedur medis teranyar dalam dunia kedokteran.

Prosedur medis menunda menopause ini baru saja diluncurkan oleh ilmuwan yang juga mengembangkan in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung.

Dokter menyatakan prosedur medis menunda menopause ini dapat menguntungkan ribuan wanita yang mengalami masalah kesehatan serius akibat menopause seperti penyakit jantung dan osteoporosis.

Dokter juga yakin prosedur ini dapat membantu meningkatkan kehidupan jutaan perempuan karena menunda timbulnya gejala menopause yang umum seperti masalah memori, kecemasan, dan dorongan seksual yang berkurang.

"Ini memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi perempuan mana pun yang mungkin ingin menunda menopause atau perempuan yang akan mengambil terapi penggantian hormon," kata dokter pendiri Protecting Fertility and Menopause (ProFam) Simon Fishel kepada The Guardian. ProFam merupakan perusahaan kesehatan reproduksi ternama di dunia.

Tindakan medis ini dilakukan dengan prosedur operasi selama 30 menit untuk membedah dan mengangkat jaringan kecil di ovarium untuk kemudian dibekukan. Saat perempuan memasuki masa menopause, jaringan beku kemudian dicairkan dan dicangkokkan kembali ke dalam tubuh.

Jaringan ovarium itu dapat mengembalikan hormon seks yang menurun dan menunda menopause.

"Saya harus mengatakan bahwa saya tidak pernah merasakan sakit apa pun, dan tampaknya cukup ajaib bahwa itu [penundaan menopause] adalah sesuatu yang sangat mudah," kata salah satu pasien pertama prosedur ini, kepada The Sunday Times.

Fishel menjelaskan, lama waktu penundaan menopause tergantung pada usia jaringan saat diambil dan dikembalikan. Misalnya, jika dilakukan pada orang berusia 25 tahun, maka menopause dapat tertunda hingga 20 tahun. Sedangkan prosedur yang dilakukan pada usia 40 tahun dapat menunda menopause selama 5 tahun.

Dikutip dari The Independent, ProFam sudah menawarkan prosedur ini untuk perempuan yang berusia di bawah 40 tahun dengan biaya sekitar 7 ribu hingga 11 ribu poundsterling atau Rp121 juta hingga Rp190 juta. Hingga saat ini, sembilan perempuan telah mencoba prosedur tersebut.

[Gambas:Video CNN]


(ptj/asr)