Deretan Karya Fenomenal Gaudi selain La Sagrada Familia

CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 16:42 WIB
Deretan Karya Fenomenal Gaudi selain La Sagrada Familia La Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol. (Istockphoto/Herraez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Spanyol melahirkan banyak seniman yang diakui karyanya oleh dunia, mulai dari pelukis, pemahat, sampai dengan arsitek.

Salah satunya ialah Antoni Gaudí, arsitek yang lahir pada tahun 1852 ini membangun banyak bangunan dengan gaya neo-Gothic. Salah satu karyanya yang paling terkenal ialah La Sagrada Familia dan telah menjadi ikon kota Barcelona.

Mengunjungi La Sagrada Familia menjadi hal wajib. Antrean yang panjang tidak membuat minat wisatawan turun demi melihat bangunan gereja ini lebih dekat lagi.


Namun La Sagrada Familia bukanlah satu-satunya bangunan karya Gaudi yang patut dikunjungi saat berwisata ke Spanyol:


1. Casa Calvet

Casa Calvet de Barcelona merupakan bangunan yang dibuat pada awal karir Gaudi. Dibangun pada tahun 1899, Casa Calvet mempunyai fungsi sebagai pabrik tekstil milik Pere Màrtir Calvet yang menggunakan bangunan ini sebagai kediaman pribadinya juga.

Di antara bangunan yang pernah dibuat Gaudi sebelumnya, pabrik ini merupakan yang paling konservatif dalam hal arsitekturnya.

Gaya khas Gaudi yang tidak memedulikan kesimetrisan bangunan tidak dapat dilihat di Casa Calvet. Hal ini mungkin dikarenakan lokasinya yang berada di salah satu distrik paling elegan yang ada di Barcelona.

Wisatawan hanya bisa melihat bangunan ini dari luar dan tidak diperbolehkan masuk ke dalamnya.

[Gambas:Instagram]

2. Casa Vicens

Dibangun pada tahun 1883 sampai 1888, Casa Vicens melambangkan periode orientalis dari perjalanan karir Gaudi.

Bata merah dan keramik warna-warni adalah unsur utama dalam membangun rumah ini. Klien yang memiliki bangunan ini adalah seorang pemilik pabrik batu bata dan juga keramik, hal ini menjelaskan pemilihan kedua bahan tersebut dalam konstruksi Casa Vicens.

Pada tahun 2017 Casa Vicens telah menjadi museum dan terbuka untuk umum.

Untuk memasuki bangunan ini dikenakan biaya 16 euro (sekitar Rp255 ribu) per orang.

[Gambas:Instagram]

3. Casa Mila

Sempat terbengkalai sebelumnya, pada akhir tahun 1980an Casa Mila akhirnya direstorisasi lagi dan kini dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Juga dikenal sebagai La Pedrera karena bangunannya yang didominasi oleh batu kapur, Casa Mila sempat mendulang kontroversi pada saat proses pembangunannya.

Dengan bentuk bangunan yang bergelombang serta balkon besi yang berputar, tidak heran jika orang-orang zaman dulu dibuat bingung saat melihat rumah ini.

Tarif yang dikenakan untuk memasuki bangunan ini mulai dari 22 euro (sekitar Rp350 ribu) per orang.

[Gambas:Instagram]

4. Casa Batllo

Dianggap sebagai salah satu karya terbaik Gaudi, ia menghabiskan waktu dua tahun untuk merenovasi bangunan ini mulai dari lantai utama, teras, sampai dengan atapnya.

Pada awalnya pemilik asli dari bangunan ini merencanakan untuk membangun semuanya dari awal. Namun Gaudi meyakinkan bahwa renovasi saja cukup untuk membuat bangunan ini menjadi lebih bagus.

Terletak di Distrik Eixample, Barcelona, Casa Batllo sangat terinspirasi dari gaya Art Nouveau. Salah satu hal mencolok dari bangunan ini adalah bagian fasadnya yang didekorasi dengan pecahan keramik yang Gaudi temukan dari tempat sampah.

Biaya yang harus dikenakan untuk per-orangnya 24,50 euro (sekitar Rp390 ribu) per orang jika membeli secara online.

[Gambas:Instagram]


5. Gaudi Lamppost

Setelah menyelesaikan studinya, Dewan Kota Barcelona menugaskan Gaudi membuat desain lampu jalan. Hal ini juga merupakan pekerjaan pertama yang dilakukan Gaudi setelah resmi lulus dari sekolah arsitektur pada tahun 1878.

Gaudi membuat dua desain lampu yang masing-masing mempunyai tiga dan enam tangan, lengkap dengan helm yang melambangkan kekuatan Barcelona dalam perekonomian.

Sayangnya, saat ini hanya tinggal dua lampu yang berada di Placia Real dan Pla del Palau.

[Gambas:Instagram]

6. Palau Guell

Bukan sembarang bangunan. Palau Guell merupakan rumah yang di desain Gaudi untuk salah satu pendukungnya, Eusebi Güell.

Rumah yang menyerupai istana ini mempunyai ruangan utama yang khusus dibuat untuk menjamu tamu dari kalangan atas. Sang pemilik, Eusebi Güell, merupakan pengusaha industri yang terkenal pada masanya. Dan ia lebih sering menerima berbagai macam tamu dengan latar belakang yang berbeda-beda di rumahnya.

Gaya arsitektur yang dominan terasa dari bangunan ini adalah Gothic. Hal ini dapat dilihat dari langit-langitnya yang menjulang tinggi

Biaya yang dikenakan untuk masuk adalah 12 euro (sekitar Rp190 ribu) per orang.

[Gambas:Instagram]

7. Park Guell

Taman yang memiliki luas total 45 hektar ini telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Terletak di Distrik Grácia, Barcelona, taman ini memakan waktu 14 tahun untuk pembangunannya hingga akhirnya resmi dibuka pada tahun 1926.

Gaudi menggunakan unsur-unsur Catalan pada Park Guell.

Area utama dari taman ini adalah teras yang dikelilingi oleh bangku panjang yang membentuk ular laut.

Biaya yang dikenakan untuk masuk adalah 7.50 euro (sekitar Rp120 ribu) per orang.

[Gambas:Instagram]

8. College of Saint Teresa

Terlihat seperti benteng dari luarnya, proyek College of Saint Teresa sebenarnya berjalan sebelum Gaudi bergabung. Setelah terlibat, ia melakukan beberapa perubahan pada desain bangunan.

Namun sayangnya bangunan ini tidak dibuka untuk umum. Wisatawan yang datang harus puas hanye melihat College of Saint Teresa dari luar saja.

9. Bellesguard Tower

Menara Bellesguard atau yang juga dikenal sebagi Casa Figueres, adalah rumah bangsawan yang didesain oleh Gaudi pada tahun 1900 sampai 1909.

Mengusung gaya Gothic, beberapa elemen Art Noveaux juga digabungkan untuk memberi kesan modern pada bangunan ini.

Pada awalnya keluarga pemilik rumah ini sekarang membuka pintu gerbang agar wisatawan dapat melihat bangunan tersebut dari luar.

Namun karena terlalu ramai, saat ini pemilik rumah hanya menerima tur wisata.

[Gambas:Instagram]

10. Cascada Fountan in Parc de la Ciutadella

Gaudi ditugaskan untuk mendesain bagian air mancur, panggung, dan pintu masuk dari Taman de la Ciutadella pada saat ia masih duduk di bangku kuliah.

Menggunakan gaya Baroque, air mancur ini terlihat sangat megah dan menarik perhatian tiap pengunjung yang datang ke taman tersebut.

Taman ini dibuka tiap harinya mulai dari jam 10.00 sampai 22.00. Tidak dipungut biaya.

[Gambas:Instagram]


[Gambas:Video CNN]

(kia/ard)