Ilmuwan Temukan Cara Tentukan Jenis Kelamin Calon Bayi

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 24/10/2019 05:10 WIB
Ilmuwan Temukan Cara Tentukan Jenis Kelamin Calon Bayi Foto: robarmstrong2/Pixabay
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada banyak cara alami yang bisa dicoba bila menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu. Misalnya saja banyak makan protein bila ingin anak laki-laki, atau banyak makan sayur bila ingin anak perempuan.

Selain cara alami, ilmuwan asal Jepang kini juga tengah mengembangkan cara ilmiah untuk memilih gender calon bayi melalui pemisahan sperma, yaitu antara kromosom X dan kromosom Y. Sebelumnya, metode pemisahan ini masih dianggap sulit oleh banyak ilmuwan.

Dalam jurnal jurnal PLOS Biology, Profesor Masayuki Shimada dan rekan-rekan ilmuwan di Universitas Hiroshima menjelaskan proses bagaimana sperma dipisah menjadi kromosom Y dan kromosom X.



Kromosom X sendiri akan digunakan untuk 'memunculkan' anak perempuan dan kromosom Y untuk anak laki-laki. Setelah kromosom dipisah, selanjutnya pembuahan sperma dan sel telur dilakukan melalui prosedur inseminasi buatan atau fertilisasi in vitro.

Inseminasi buatan merupakan prosedur di mana sperma 'disemprotkan' ke dalam saluran reproduksi perempuan dengan alat berbentuk jarum suntik. Sedangkan fertilisasi in vitro ialah prosedur pembuahan sperma dan sel telur di laboratorium, dikenal juga dengan metode bayi tabung.

Sebelumnya, Shimada telah membuktikan kesuksesan metode pemisahan sperma ini melalui penelitian hewan. Mengutip Medical Daily, Shimada menjelaskan bahwa ia dan tim ilmuwan telah berhasil memproduksi gender laki-laki dan perempuan pada sapi dan babi.


"Meski demikian, penggunaan metode ini dalam reproduksi manusia masih spekulatif," tutur Shimada.

Selain itu, lanjut Shimada, tantangan besar yang juga dihadapi oleh metode baru ini ialah masalah etika sosial di masyarakat. Akan ada banyak pro maupun kontra ketika metode baru ini diterapkan dalam dunia medis. Alasan itu pula yang membuat penelitian yang diterbitkan pada 13 Agustus 2019 ini perlu lebih banyak dikaji.

[Gambas:Video CNN] (ayk/ayk)