5 Lokasi Wisata Observasi Orangutan

CNN Indonesia | Selasa, 27/08/2019 16:51 WIB
5 Lokasi Wisata Observasi Orangutan Turis di kawasan konservasi Sepilok, Malaysia. (Istockphoto/JordiRamisa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orangutan merupakan salah satu fauna yang hampir punah. Saat ini satwa ini hanya berada di Indonesia dan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Di Indonesia, hutan yang menjadi tempat konservasi orangutan terdapat di Kalimantan dan Sumatera. Sedangkan di perbatasan Indonesia-Malaysia terdapat di Sabah dan Sarawak.

Hingga dua dekade, populasi orangutan di kedua kawasan tersebut tersisa 54 ribu. Saat ini jumlah tersebut berkurang 20 persen.



Turis dapat melakukan wisata observasi orangutan sepanjang tahun. Tapi sebaiknya datang di musim kemarau, selain bulan Januari dan Februari, karena medan penjelajahan bakal lebih bersahabat.

Perlu dicatat kalau turis tak diizinkan memberi makan dan menyentuh orangutan.

Saat ada sungai, turis juga diimbau tak berenang tanpa pemandu, karena sungai di Kalimantan penuh dengan buaya.

Ingatkan diri juga untuk tak membuang sampah sembarangan dan memberikan donasi yang cukup untuk masyarakat lokal dan kelompok konservasi setempat.

Berikut sejumlah destinasi melakukan wisata observasi orangutan:

1. Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah

Selain orangutan, Taman Nasional Tanjung Puting juga menjadi habitat dari monyet, siamang, dan ratusan jenis burung.

Selain mendaki, turis juga bisa menyusuri habitat asli orangutan di sini dengan menggunakan perahu klotok, yang juga menjadi penginapan terapung.

Orangutan Foundation merupakan salah satu kelompok konservasi di sini. Turis bisa mendatangi Camp Leakey Research Centre dengan panduan mereka.

2. Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur

Taman Nasional Kutai menjadi rumah bagi sekitar 2.000 orangutan. Namun jumlah tersebut terus menurun karena pembakaran hutan yang dilakukan oleh perusahaan kelapa sawit.

Turis dapat mengakses taman melalui Sangatta dan Bontang.

Setelah melewati dua area tersebut, turis akan menemukan Sangkima yang dilengkapi ruangan edukasi dan jalur menjelajah habitat orangutan.

Sungai Sangata juga bisa diarungi dengan perahu kayu untuk mendatangi habitat asli mereka.

[Gambas:Instagram]


[Gambas:Instagram]

3. Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat

Tempat ini dihuni 2.000 orangutan namun masih jarang dikunjungi turis.

Bagi yang gemar petualangan bisa datang ke sini, karena fasilitas dan layanan wisata untuk turis hampir tidak ada.

Di area Lubuk Baji ada penginapan yang bisa dijadikan tempat bermalam turis.

4. Taman Nasional Betung Kerihun, Sarawak, Malaysia

Betung Kerihun merupakan taman nasional yang terletak di perbatasan Indonesia-Malaysia, Sarawak.

Suku Nanga Potan mendiami kawasan ini sekaligus bisa diandalkan untuk menjadi pemandu ke habitat orangutan.

5. Danum Valley Conservation Area, Sabah, Malaysia

Area konservasi ini juga berada di perbatasan Indonesia-Malaysia, Sabah. Bisa dibilang, ini merupakan destinasi wisata observasi orangutan yang fasilitas dan layanannya paling ramah turis.

(vvn/ard)