Celoteh Wisata

Angan Baru Happy Salma di Pulau Dewata

CNN Indonesia | Minggu, 01/09/2019 15:38 WIB
Angan Baru Happy Salma di Pulau Dewata Bagi Happy Salma, Bali adalah sumber inspirasi dan pencarian jati dirinya. (Detikcom/Palevi S)
Bali, CNN Indonesia -- Aktris Happy Salma menyebut Bali telah menjadi sumber inspirasi dan pencarian jati dirinya untuk melakukan upaya melestarikan budaya lokal.

Sebelumnya, Happy meninggalkan Jakarta dan memilih pindah ke Bali setelah menikah dengan suaminya, Tjokorda Bagus Dwi Santana Kerthyasa, pada 2010 lalu.

Happy yang kini tinggal di kawasan Ubud merasa lebih menemukan prioritas dalam hidupnya di Pulau Dewata.



"Saya mencari siapa yang menginspirasi saya dan salah satunya yang menginspirasi saya adalah Suarti [seniman perak Bali] dan saya mengumpulkan karya-karyanya dia," ujar Happy saat ditemui di hotel The Apurva Kempinski Bali, Minggu (25/8).

Diketahui Happy kini juga bergerak dalam bisnis seni perhiasan. Ia bersama anak dari seniman Desak Nyoman Suarti, Sri Luce Rusna, mengelola merek perhiasan Tulola Jewellery.

Menurut Happy, Bali menginspirasi banyak seniman untuk tetap melestarikan budaya Indonesia lantaran suasana kehidupan di sana masih kental akan kekayaan budaya yang dilestarikan.

"Dari situ lah saya menemukan tentang kekayaan Indonesia terutama Bali pada motif-motif komunal," jelas dia.

Selain itu juga, Happy mengaku tengah sibuk mulai dari mengurus keluarga, bisnis perhiasan dan acara-acara adat yang mesti ia datangi di Ubud.

Oleh karena itu, saat ditanyai soal tempat wisata favoritnya, Happy tidak hanya menyebut sejumlah tempat wisata terkenal, namun ia mengaku juga menyukai tempat wisata di sekitar tempat tinggalnya.


"Saya senang ke Bedugul, senang juga ke Nusa Lembongan ya. Di Ubud saja kita di rumah enggak jauh dari situ banyak tempat-tempat indah di sana," ungkapnya.

Lebih lanjut Happy mengatakan meski tidak terus aktif dalam dunia akting, ia tidak menghindari pekerjaan seni.

Buat dia, untuk melakukan pekerjaan seni, seseorang tidak harus selalu ada di depan layar.

"Berkesenian itu artinya saya ada di depan atau belakang layar itu saya tetap akan melakukannya, seperti karya sastra ke dalam panggung, sibuk dengan Tulola. Paling saya sesekali saja main film yang waktunya cocok untuk saya," tutur Happy.

(ain/ard)