Mengenal Malinois Belgian, Anjing Penggigit ART sampai Tewas

tim, CNN Indonesia | Rabu, 04/09/2019 15:55 WIB
Mengenal Malinois Belgian, Anjing Penggigit ART sampai Tewas Mengenal Malinois Belgian, Anjing Penggigit ART sampai Tewas (Istockphoto/ Eudyptula)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anjing milik presenter televisi Bima Aryo menyerang asisten rumah tangga (ART) sampai meninggal dunia. Anjing bernama Sparta ini merupakan jenis anjing Malinois Belgian.

ART-nya meninggal dunia karena kehabisan darah karena luka-luka yang disebabkan serangan anjing tersebut. Apa sebenarnya anjing jenis ini dan mengapa gigitannya bisa melukai orang sampai menyebabkan kematian?

Mengutip berbagai sumber, anjing ini masuk ke dalam jenis anjing berukuran sedang ke besar. Nama malinois ini berasal dari kata Malines atau Mechelen dari kota aslinya, Flemish, Prancis.

Anjing dengan bulu kecokelatan dan tubuh tegap ini termasuk jenis anjing pemburu. Anjing yang biasa dipakai sebagai anjing polisi. Di Amerika, anjing jenis ini dipakai US Secret Service untuk menjaga Gedung Putih. 



Anjing malinois ini memiliki penciuman yang tajam, sehingga biasanya diberi tugas untuk mendeteksi berbagai bau-bau seperti bahan peledak sampai narkotika, mencari penjahat dan orang hilang.

Malinois dikenal juga sebagai anjing pemburu, gembala, dan pekerja.

Anjing-anjing ini bisa dilatih untuk menguasai berbagai keterampilan misalnya menyelam, melacak sesuatu, bahkan mengejar orang. Pada dasarnya anjing malinolis yang dirawat dan dilatih khusus akan menjadi anjing yang aktif, cerdas, protektif, dan bahkan bersahabat. Hanya saja anjing yang tergolong jenis anjing aktif ini memiliki tingkat energi yang sangat tinggi, sehingga mereka harus memiliki aktivitas luar yang cukup.

Kondisi energi tinggi ini juga bisa menyebabkan berbagai hal yang tak diinginkan terjadi. Dalam beberapa kondisi, anjing ini bisa menimbulkan masalah bagi pemiliknya karena mereka tidak mendapat aktivitas yang memadai.

Mereka juga tergolong sebagai anjing yang sangat agresif, terutama kepada anak kecil dan binatang lain.


Kekuatannya pun tak bisa diragukan. Jenis ini bisa menggigit dengan kekuatan tekanan gigitan mencapai 195 psi.

Anjing ini memiliki umur hidup mencapai 14-16 tahun dan bisa tumbuh dengan berat mencapai 18-36 kg.

Malinois kerap dianggap bukan anjing yang kurang cocok untuk menjadi anjing peliharaan. Ini terkait dengan tingkat energi, kekuatan, agresivitas, dan juga aktivitasnya. Sebaliknya, anjing ini lebih cocok dijadikan anjing 'pelatihan' seperti di kepolisian dan militer. Mungkin saja cocok jadi peliharaan namun harus di tangan orang yang benar-benar berpengalaman.

Malinois seperti Sparta, anjing milik Bimo Aryo ini membutuhkan latihan kepatuhan setidaknya tiga hari dalam seminggu. Stimulasinya pun berbeda dengan anjing jenis lainnya. Dalam kondisi terburuk, malinois yang tak mendapat pelatihan cukup namun punya energi yang tinggi akan menyalurkan energinya dengan cara lain, termasuk hiperaktif, reaktif, dan agresif.

Selain itu, anjing ini juga memiliki sifat sulit terpuaskan nalurinya dan memiliki hasrat dan jiwa kompetisi yang kuat karena dorongan hadiah atau pujian. (chs)