Selimut tebal diartikan sebagai selimut atau bed cover yang terasa cukup 'berat' saat digunakan, bukan selimut yang berupa lembaran kain tipis. Selimut ini juga mampu menutupi seluruh area tubuh dan tidak mudah bergeser.
Pelukan sendiri dapat membuat seseorang melepaskan hormon oksitosin yang membantu menurunkan tekanan darah, memperlambat jantung, dan membuat tubuh rileks. Pelukan juga dapat melepaskan serotonin, hormon yang mengurangi stress.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Pop Sugar awal bulan ini, selimut tebal dapat membantu tubuh menghambat pelepasan kortisol selama tidur, sama dengan manfaat sebuah pelukan. Kortisol merupakan hormon stres yang muncul saat merasa cemas.
Studi ini juga menemukan tidur dengan selimut tebal akan meningkatkan kualitas tidur, mengurangi rasa sakit, dan meredakan stres.
Agar mendapatkan manfaat selimut tebal yang maksimal, gunakan selimut tebal dengan berat sekitar 10 persen dari berat tubuh. Pastikan pula suhu ruangan sudah diatur pada suhu rendah agar Anda tidak kepanasan saat tidur.
[Gambas:Video CNN] (ptj/ayk)