Radang Tenggorokan Bisa Berujung Penyakit Jantung Reumatik

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 25/09/2019 18:26 WIB
Radang Tenggorokan Bisa Berujung Penyakit Jantung Reumatik Ilustrasi. Jika tak diobati dengan benar, radang tenggorokan dapat berujung pada penyakit jantung reumatik. (Istockphoto/ Simarik)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jangan anggap remeh radang tenggorokan atau infeksi lainnya yang terjadi pada tubuh. Jika tak diobati dengan benar, radang tenggorokan dapat berujung pada penyakit jantung reumatik.

Penyakit jantung reumatik merupakan kondisi yang membuat katup jantung mengalami kerusakan karena demam reumatik yang tak dirawat. Umumnya, penyakit demam reumatik yang ditandai dengan radang tenggorokan atau infeksi di dalam tubuh terjadi pada usia anak hingga remaja.

"Jadi demam reumatik itu terjadi pada masa anak-anak seperti usia SD dan SMP, ada peradangan seperti tenggorokan lalu tidak sembuh dengan baik," kata dokter spesialis jantung, Ario Soeryo Kuncoro, dalam konferensi pers Asean Federation Cardiology Congress di Jakarta, Jumat pekan lalu.


Ario menjelaskan, radang yang tidak sembuh menyisakan kuman di dalam tubuh. Kuman membuat sistem kekebalan tubuh justru menyerang katup jantung. Proses ini terus berlangsung dalam waktu yang lama, meski radang tenggorokan dan demam reumatik sudah hilang. Ini lah yang menjadi alasan penyakit jantung reumatik sering ditemukan saat sudah berusia dewasa di atas 20-30 tahun.

"Berlangsung bertahun-tahun, manifestasinya baru bisa diketahui saat usia sudah 20-30 tahun," ujar Ario.

Saat sudah menjadi penyakit jantung reumatik, katup dapat mengalami kebocoran atau penyempitan. Kondisi ini ditandai dengan gejala seperti sesak napas yang membuat aktivitas terganggu. Penanganan kondisi ini dilakukan dengan tindakan intervensi jantung secara bedah atau penggantian katup yang rusak.

Ario menyebut, data di Asia Tenggara menunjukkan, penyakit ini masih banyak terjadi di Indonesia. Sedangkan di Malaysia dan Singapura, tingkat kejadian hampir mencapai nol.

Menurut Ario, kurangnya deteksi dini menjadi penyebab kasus jantung reumatik masih ditemukan di Indonesia. "Kalau dideteksi sejak awal ini bisa dicegah dan manifestasi penyakit jantungnya tidak berat," ucap Ario.

Ario menjelaskan, radang tenggorokan karena demam reumatik ditandai dengan gejala berupa radang yang diikuti dengan nyeri sendi, bengkak pada sendi, kemerahan di kulit, dan sering muncul gerakan yang tiba-tiba.

Radang tenggorokan seperti ini mesti diobati dengan mendapatkan diagnosis yang tepat melalui pemeriksaan darah. Setelah hasil tes darah diketahui, dokter dapat memberikan obat yang tepat dan harus dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Dengan begitu, radang tenggorokan karena deman reumatik bisa disembuhkan dan tidak bermanifestasi menjadi penyakit jantung reumatik di kemudian hari.

[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)