REKOMENDASI KULINER

Unik, Kuah Seputih Susu dari Sup Sapi ala Korea

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 04/10/2019 19:05 WIB
Unik, Kuah Seputih Susu dari Sup Sapi ala Korea Seolnongtang atau sup tulang sapi dari Korea. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sup. Satu nama jenis makanan itu begitu menggoda kerongkongan. Apalagi jika dimakan dalam kondisi hangat. Kuah yang meluncur di kerongkongan dengan cepat menciptakan hangat di sekujur tubuh.

Jika Indonesia punya sop konro yang dijagokan sebagai salah satu kuliner autentiknya, Korea memiliki seolnongtang. Berbeda dengan di Indonesia, kuah sapi seolnongtang berwarna putih susu.

Seolnongtang atau sup tulang sapi merupakan kuliner autentik turun temurun sejak zaman Dinasti Joseon. Konon, tulang sapi yang direbus dalam waktu lama lah yang membuat kuah sup ini seputih susu.


CNNIndonesia.com berkesempatan menyeruput gurihnya seolnongtang langsung di Negeri Ginseng. Restoran Sinseon Seolnongtang di Myeong-dong adalah yang saya jajal beberapa waktu lalu.

Unik Kuah Seputih Susu dari Sup Sapi ala KoreaRestoran Sinseon Seolnongtang di Myeong-dong. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Restoran ini merupakan salah satu penyaji seolnongtang yang paling tersohor. Reputasi Sinseon Seolnongtang terbukti dengan antrean pengunjung di depan restoran.

Di depan toko, tersemat tulisan 'Since 1981'. Kalimat itu menandakan bahwa restoran telah berdiri sejak lebih dari tiga dekade lalu. Jam operasi restoran selama 24 jam membuat siapa pun bisa menikmati sup kapan saja.

Saya harus menunggu agak lama hingga pelayan datang. Maklum, mereka cukup sibuk melayani pelanggan lain.

Saya memesan empat menu sup. Seolnongtang, tri-seolnongtang, baekse seolnongtang, dan doganitang. Keempat menu menggunakan dasar rebusan kuah kaldu sapi yang sama. Setiap menu sudah termasuk satu nasi.

Unik, kuah terasa hambar bagi lidah orang Indonesia yang terbiasa dengan cita rasa yang kuat. Kuah benar-benar hanya menggunakan rebusan kaldu ayam tanpa campuran micin atau garam. Bagi orang seperti saya, menambahkan sedikit garam dan merica bisa membantu menangkal rasa hambar.

Bagi Anda yang kuat dengan rasa hambar, ada topping kimchi serta sambal asam ala Korea yang bisa dicampurkan untuk menambah cita rasa sup ini.

1. Tri-Seolnongtang dan Seolnongtang

Saya merekomendasikan tri-seolnongtang untuk Anda para pecinta daging ala Korea. Saya memesan menu ini karena terbujuk rayu cap 'best' yang tersemat dalam menu.

Unik Kuah Seputih Susu dari Sup Sapi ala KoreaTulang sapi yang direbus dalam waktu lama membuat kuah sup seputih susu. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Tapi, saya tak menyesal. Diiris tipis ala sukiyaki tanpa lemak, daging begitu lembut saat dimakan. Daging untuk tri-seolnongtang lebih banyak daripada seolnongtang reguler.

Kuah yang dihadirkan juga terasa lebih tebal dan gurih jika dibandingkan dengan menu lain yang dicicipi.

Tri-seolnongtang juga menjadi menu idaman bagi mereka yang tak menyukai sayur dalam sup. Tak ada satu pun sayur terlihat dalam semangkuk sup. Sementara dalam semangkuk seolnongtang reguler terdapat potongan daun bawang, bawang perai, ginseng, kacang kastanye, bawang putih, dan jamur enoki.

Porsi kedua menu ini juga terbilang besar. Cukup untuk memuaskan rasa lapar untuk dua orang.

Tri-seolnongtang dibanderol dengan harga 14 ribu won atau sekitar Rp165 ribu. Seolnongtang reguler dibanderol 7 ribu won atau sekitar Rp82 ribu dan versi large dibanderol dengan harga 10 ribu won atau sekitar Rp110 ribu.


2. Baekse Seolnongtang


Di dalam menu, baekse seolnongtang dideskripsikan sebagai 'Special Ox Bone Stew'.

Unik Kuah Seputih Susu dari Sup Sapi ala KoreaTulang sapi yang direbus dalam waktu lama membuat kuah sup seputih susu. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Kuah dan daging dalam semangkuk baekse seolnongtang juga terasa berbeda dengan sup lainnya. Kuah sup hadir dengan rasa yang kalah gurih jika dibandingkan dengan tri seolnongtang.

Ramuan herbal tradisional Korea semacam ginseng, licorice, hingga kurma menjadi pelengkap rasa yang khas dari kaldu.

Sama seperti Seolnongtang, Baekse juga dilengkapi dengan daun bawang, bawang perai, dan chestnut. Baekse Seolnongtang dibanderol dengan harga 12 ribu won atau sekitar Rp142 ribu.

3. Doganitang

Saya tertarik memesan menu ini karena doganitang menawarkan daging dengkul sapi yang cukup berbeda dengan yang lainnya.

Namun, saya sedikit kecewa saat semangkuk doganitang tiba di depan mata. Kuah, sayur, dan bumbu tradisional yang dihadirkan sama seperti beberapa sup sebelumnya. Tak ada yang berbeda.

Kekecewaan saya baru luntur saat mulut merasakan lembutnya daging dengkul sapi. Tak ada rasa keras atau lengket saat digigit. Lembut dan nikmat.

[Gambas:Video CNN] (jnp/asr)