5 Warna Darah Menstruasi dan Artinya untuk Kesehatan

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 06:18 WIB
Warna darah yang keluar saat haid bisa bervariasi, mulai dari merah terang hingga hitam. Apa maknanya? Ilustrasi. Warna darah yang keluar saat haid bisa bervariasi, mulai dari merah terang hingga hitam. (DieterRobbins/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perempuan akan mengalami periode menstruasi setiap bulannya. Warna darah haid menyampaikan informasi mengenai kondisi kesehatan.

Selama menstruasi, tubuh mengeluarkan darah dari rahim melalui vagina. Warna darah yang keluar bisa bervariasi, mulai dari merah terang hingga cokelat tua.

Darah yang bertahan cukup lama di rahim akan bereaksi dengan oksigen. Darah yang teroksidasi akan tampak lebih gelap.


Tak hanya itu, perubahan hormonal dan kondisi kesehatan juga memengaruhi warna dan tekstur darah haid.

Berikut warna darah haid dan artinya, melansir Medical News Today.

1. Hitam

Darah berwarna hitam umumnya muncul di tahap awal atau akhir menstruasi. Darah ini mengalami proses oksidasi di dalam rahim.

Darah hitam juga terkadang menunjukkan adanya penyumbatan di dalam vagina, yang umumnya disertai gejala lain, seperti berikut:
- kotoran berbau busuk
- demam
- sulit buang air kecil
- gatal atau bengkak di sekitar vagina

2. Cokelat atau merah tua

Seperti darah hitam, warna cokelat atau merah tua adalah tanda darah tua, yang mungkin muncul di tahap awal dan akhir periode haid.

Munculnya darah atau bercak cokelat juga terkadang bisa menjadi tanda awal kehamilan yang dikenal dengan istilah pendarahan implantasi.

Keluarnya cairan atau bercak cokelat selama kehamilan dapat mengindikasikan keguguran atau kehamilan ektopik.

3. Merah terang

Darah merah cerah menunjukkan darah segar dan aliran yang stabil. Menstruasi umumnya dimulai dengan pendarahan merah cerah dan menjadi gelap saat jelang akhir periode. Beberapa orang mengeluarkan darah merah cerah selama menstruasi.

Darah merah juga bisa keluar di luar siklus menstruasi. Kondisi ini menjadi tanda infeksi menular seksual seperti klamidia dan kencing nanah.

Pendarahan merah cerah yang jarang juga bisa jadi tanda kanker serviks.

4. Merah jambu

Darah merah muda dapat muncul akibat darah menstruasi yang bercampur dengan cairan serviks. Kondisi ini salah satunya bisa terjadi akibat penggunaan kontrasepsi hormonal yang menurunkan kadar estrogen dalam tubuh.

Penyebab lain dari darah haid merah muda di antaranya:
- penurunan berat badan signifikan
- diet tidak sehat
- anemia

5. Oranye

Darah yang bercampur dengan cairan serviks bisa berwarna oranye.

Darah oranye sering kali mengindikasikan adanya infeksi seperti vaginosis bakterial atau trikomoniasis. Orang dengan darah oranye harus memeriksa gejala lain seperti vagina gatal, rasa tidak nyaman, dan keluarnya cairan berbau tidak sedap.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK