Gibran Rakabuming: Kuliner Indonesia Dijajah Asing

Tim, CNN Indonesia | Senin, 07/10/2019 20:08 WIB
Gibran Rakabuming: Kuliner Indonesia Dijajah Asing Ilustrasi. Putra sulung Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pegiat kuliner Gibran Rakabuming Raka menilai kuliner Indonesia kini tengah dijajah oleh kuliner asing. Hal ini terlihat dari banyaknya produk makanan dan minuman yang berasal dari negeri seberang.

"Kalau saya lihat, ya, dunia kuliner di Indonesia itu sekarang sudah sedikit terjajah sama brand-brand luar," kata Gibran dalam Jakarta Culinary Festival 2019 di Senayan City, Jakarta, Minggu (6/10).

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu melihat, label kuliner dari luar negeri tengah mendominasi pusat-pusat perbelanjaan atau mal di Indonesia.
Untuk menangkal geliat ini, Gibran menyebut, pegiat kuliner Indonesia harus mampu membuat kuliner autentik Indonesia yang menarik perhatian masyarakat untuk dinikmati.


"Jangan sampai makanannya piza atau burger terus. Ya, sekali seminggu enggak apa-apa. Tapi, jangan sampai anak-anak enggak tahu nasi dan sambal. Jangan sampai Jan Ethes juga enggak suka makan nasi," tutur Gibran.

Gibran berharap agar kuliner Indonesia mampu merambah pasar internasional, seperti yang dilakukan Geprek Bensu yang telah membuka cabang di Hong Kong.

"Jangan sampai brand luar mengisi mal-mal. Harusnya Indonesia yang ke luar seperti Geprek Bensu," ucap Gibran.

Gibran yang juga memiliki usaha kuliner mengaku tengah mempromosikan kuliner Indonesia melalui Goola dan Mangkok Ku. Bersama Chef Arnold Poernomo dan Kaesang Pangarep, Gibran juga berencana untuk memasuki pasar luar negeri seperti Australia.

[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)