Mengenal Empat Pondok 'Misterius' di Gunung Raung

CNN Indonesia | Senin, 07/10/2019 14:01 WIB
Mengenal Empat Pondok 'Misterius' di Gunung Raung Gunung Raung. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musibah kebakaran Gunung Raung, Jawa Timur, yang terjadi pada Jumat (4/10) sore menyebabkan 13 pendaki sempat terjebak. Hal ini menyebabkan gunung tertinggi keempat di Pulau Jawa ini ditutup untuk kegiatan pendakian.

Gunung setinggi 3.332 mdpl ini secara administratif masuk dalam tiga kabupaten di kawasan Besuki, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.

Kaldera Gunung Raung merupakan kaldera kering yang terbesar di Pulau Jawa, dan terbesar kedua di Indonesia setelah Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat.


Gunung Raung memiliki empat titik puncak, yaitu Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan, yang tertinggi, Puncak Sejati.
Selain empat puncak tersebut, Gunung Raung memiliki empat buah pondok yang kerap diasosiasikan dengan kisah mistis. Kisah tersebut masih dipelihara secara turun-temurun oleh warga sekitar.

Berikut adalah empat buah pondok 'misterius' yang ada di Gunung Raung.

Pondok Sumur
Tempat ini dijuluki Pondok Sumur karena terdapat sebuah sumur yang konon tempat bertapa dari seorang petapa sakti dari Gresik yang bertapa di sekitar sumur tersebut. Namun kini wujud sumur tersebut sudah tidak terlihat secara kasat mata, sehingga tempat ini kerap dijadikan lokasi berkemah.
Pondok Mayit (pondok mayat)
Dinamakan Pondok Mayit karena konon penduduk sering menemukan mayat yang tergantung di pohon kawasan area pondok mayit. Konon mayat itu adalah mayat bangsawan belanda yang dibunuh oleh pejuang Indonesia di daerah itu.

Pondok Dhemit
Pada malam tertentu, di tempat ini konon akan terdengar riuh layaknya pasar malam. Tak hanya itu saja, terdengar juga alunan musik di tengah keriuhan pasar tersebut namun jika didatangi ke lokasinya ternyata tidak ada apa-apa yang ditemukan hanya lokasi sepi penuh pepohonan di tengah hutan.
Pondok Angin
Pondok Angin merupakan lokasi yang tertinggi pada Gunung Raung, dari sini pendaki dapat melihat pemandangan kota Bondowoso dan Situbondo. Konon pada saat tertentu, suara angin itu bisa terdengar seperti auman harimau.
[Gambas:Video CNN] (agr)