Gunung setinggi 3.332 mdpl ini secara administratif masuk dalam tiga kabupaten di kawasan Besuki, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.
Kaldera Gunung Raung merupakan kaldera kering yang terbesar di Pulau Jawa, dan terbesar kedua di Indonesia setelah Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pesona Tersembunyi di Ratenggaro |
Berikut adalah empat buah pondok 'misterius' yang ada di Gunung Raung.
Pondok Sumur
Tempat ini dijuluki Pondok Sumur karena terdapat sebuah sumur yang konon tempat bertapa dari seorang petapa sakti dari Gresik yang bertapa di sekitar sumur tersebut. Namun kini wujud sumur tersebut sudah tidak terlihat secara kasat mata, sehingga tempat ini kerap dijadikan lokasi berkemah.
Lihat juga:Masuk Lorong Waktu di Pantai Boom Banyuwangi |
Dinamakan Pondok Mayit karena konon penduduk sering menemukan mayat yang tergantung di pohon kawasan area pondok mayit. Konon mayat itu adalah mayat bangsawan belanda yang dibunuh oleh pejuang Indonesia di daerah itu.
Pondok Dhemit
Pada malam tertentu, di tempat ini konon akan terdengar riuh layaknya pasar malam. Tak hanya itu saja, terdengar juga alunan musik di tengah keriuhan pasar tersebut namun jika didatangi ke lokasinya ternyata tidak ada apa-apa yang ditemukan hanya lokasi sepi penuh pepohonan di tengah hutan.
Pondok Angin merupakan lokasi yang tertinggi pada Gunung Raung, dari sini pendaki dapat melihat pemandangan kota Bondowoso dan Situbondo. Konon pada saat tertentu, suara angin itu bisa terdengar seperti auman harimau.
[Gambas:Video CNN] (agr)