Demi Gaet Wisatawan, Jakarta Promosikan 'Walking Tour'

CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 15:42 WIB
Demi Gaet Wisatawan, Jakarta Promosikan 'Walking Tour' Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Daerah Jakarta Pusat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jakarta Pusat, dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) mengadakan uji coba 'Jakarta Walking Tour' yang dilaksanakan pada Jumat (11/10) pagi, di kawasan Thamrin, Jakarta.

'Jakarta Walking Tour' merupakan kegiatan wisata jalan kaki ke beberapa situs budaya dan sejarah di sekitar Jakarta bersama pemandu wisata.

Rute uji coba wisata jalan kaki ini dimulai dari Mc Donalds Sarinah menuju All Season Hotel Thamrin.



Peserta diajak berjalan kaki menyusuri di trotoar lebar yang memang dibangun untuk menciptakan rasa nyaman bagi wisatawan yang nantinya berkunjung ke Jakarta.

Sembari melakukan perjalanan, pemandu wisata dari HPI memberikan penjelasan singkat mengenai sejarah di sejumlah titik pemberhentian tersebut.

Dalam tahap uji coba ini, peserta baru diberhentikan pada empat titik saja, mulai dari Sarinah, Jalan Sabang, Djakarta Theatre dan terakhir adalah All Season Hotel Jakarta.

Jika empat rute dalam masa uji coba dianggap berhasil, nantinya 'Jakarta Walking Tour' akan bertambah menjadi enam rute. Hingga saat ini belum diumumkan secara resmi jadwal dan cara mendaftar 'Jakarta Walking Tour'.


Acara uji coba Jakarta Walking Tour juga dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Megantara dan Kasudin Pariwisata dan Budaya Jakarta Pusat, Songi Pangaribuan.

Bayu memaparkan bahwa ide tur berjalan kaki ini untuk mengatasi kemacetan, polusi, dan mengenalkan objek wisata bersejarah di jantung kota Jakarta, sehingga Jakarta bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata belanja atau kuliner saja.

"Jarang sekali ada ibu kota negara yang menjadi destinasi wisata. Mari kita belajar dari kota Bangkok yang juga menjadi destinasi wisata populer di Thailand," ujar Bayu.

Bayu mengatakan bahwa banyak situs budaya dan sejarah di Jakarta yang memiliki makna Bhineka Tunggal Ika namun belum terlalu populer di kalangan turis domestik maupun mancanegara.

Maka dari itu, 'Jakarta Walking Tour' dilakukan untuk membangkitkan potensi pariwisata di Jakarta.

Tercatat hingga saat ini terdapat 216 objek wisata di kota Jakarta, namun baru sekitar 20 objek wisata yang sudah populer dan mampu mendatangkan turis, beberapa di antaranya Ancol, Monumen Nasional, Museum Fatahillah, dan Taman Mini Indonesia Indah.

(vvn/ard)