Kencan Online Picu Peningkatan Infeksi Seksual di Hawaii

tim, CNN Indonesia | Jumat, 18/10/2019 09:11 WIB
Kencan Online Picu Peningkatan Infeksi Seksual di Hawaii Kencan online atau online dating tak cuma dianggap bisa meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pasangan tapi juga peningkatan infeksi menular seksual. (Brodie Vissers via StockSnap)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kencan online atau online dating tak cuma dianggap bisa meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pasangan dari seluruh dunia. Namun bersamaan dengan peningkatan infeksi menular seksual (IMS)

Salah satu kasusnya terjadi di Hawaii. Peningkatan penyakit menular seksual di Hawaii mencapai jumlah tertinggi dibanding beberapa dekade lalu. Pihak otoritas setempat mengungkapkan bahwa ini dikaitkan dengan prevalensi kencan online.

The Honolulu Star-Advertiser dikutip dari AFP mengungkapkan bahwa kasus serangan penyakit klamidia, gonore, dan sifilis meningkat secara signifikan di negara bagian tersebut.


Menurut Departemen Layanan Pengurangan Dampak Buruk Departemen Kesehatan mengungkapkan, ketiga infeksi tersebut berada pada atau mendekati tingkat tertinggi dalam 30 tahun.


Pejabat kesehatan Hawaii mencatat ada 7.732 kasus klamidia pada 2018. Jumlah ini naik dibandingkan dengan 2008 yang mencatat kasus 5.972 kasus. Sedangkan gonore meningkat dua kali lipat selama 10 tahun terakhir, dari 611 kasus menjadi 1.496 kasus.

Penyakit kelamin sifilis meningkat menjadi 180 kasus dari 38 kasus.

Para pejabat mencatat peningkatan kasus ini terjadi karena bertambahnya koneksi dengan lebih banyak orang lewat layanan kencan online.

"karena orang bergantung pada sarana digital untuk membangun koneksi. Ini bisa menyebabkan keadaan di mana mereka lebih mungkin terkena infeksi tanpa sadar," kata Gerald Hasty, koordinator program untuk pengurangan bahaya.


"Semakin banyak partner maka semakin banyak peluang untuk mendapatkan infeksi."

Pihak otoritas juga mengungkapkan hal ini didukung dengan penurunan ketergantungan orang dengan penggunaan kondom atau profilaksis untuk perlindungan dari sebaran infeksi penyakit seksual (IMS).



(chs)