Warga Kroasia Parkir Pesawat di Halaman Rumah

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 12:35 WIB
Warga Kroasia Parkir Pesawat di Halaman Rumah Warga Kroasia yang memarkirkan pesawat di halaman rumahnya. (Denis LOVROVIC / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah desa kecil di barat Kroasia, terlihat pesawat Fokker-100 yang diparkir di halaman rumah warga setempat.

Pesawat yang telah berkeliling dunia selama 23 tahun itu dimiliki oleh Robert Sedlar (50).

Sedlar dan teman-temannya menemukan kegunaan baru pesawat, dengan mengubahnya menjadi objek wisata di mana pesawat bisa disewakan untuk semua jenis acara dan pesta.



Keberadaan pesawat tentu saja menjadi pemandangan unik di Desa Strmec Stubicki yang berada di tengah perbukitan nan indah.

Pesawat jet bikinan Belanda, yang dibuat pada tahun 1991 dan pensiun pada tahun 2014, digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, Meksiko, Brasil dan Kroasia.

Sedlar, seorang insinyur konstruksi, tidak mau mengungkapkan uang yang ia bayarkan untuk pesawat itu.

Dia mengatakan berencana untuk menyewakan pesawat itu untuk acara-acara seperti resepsi pernikahan dan pesta ulang tahun anak.

Sedlar mengatakan kepada AFP bahwa "memarkirkan" pesawat di sebelah rumahnya yang berada di desa yang berpenduduk 760 jiwa itu merupakan "gagasan sejak masa kecilnya, yang lahir dari kecintaannya pada pesawat".


Ruangan dalam pesawat, yang dibangun untuk mengangkut 100 penumpang, kini tampak kosong. Semua dekorasinya dilucuti.

Memindahkan pesawat dari bandara Osijek yang berada sejauh 340 kilometer dari desa adalah hal yang tidak mudah bagi Sedlar.

"Karena dimensinya yang luar biasa, lebar 28 meter dan panjang 34,5 meter, kami harus memotong pesawat ini menjadi beberapa bagian untuk mengangkutnya," kata Sedlar.

Butuh enam pekan untuk merobohkan pesawat dan lima hari untuk mengangkutnya.

"Sekarang, kami merekonstruksinya, kami akan memperbaiki bagian lambung yang rusak, sebelum mengecatnya ... di kokpit, kami akan meletakkan dua simulator penerbangan," katanya.

Sedlar yang mengakui dirinya penggila pesawat telah menetapkan 8 Maret sebagai tanggal pembukaan objek wisata ini, hari yang sama dengan ulang tahunnya yang ke-51 sekaligus Hari Perempuan Internasional.


[Gambas:Video CNN]

(AFP/ard)