Basmi Wabah, Vaksin Ebola 'Baru' Tiba di Kongo

tim, CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 15:23 WIB
Basmi Wabah, Vaksin Ebola 'Baru' Tiba di Kongo ilustrasi membasmi ebola di Kongo (John WESSELS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas medis Kongo mengatakan bahwa mereka telah menerima pengiriman pertama vaksin ebola. Vaksin ini dikirimkan untuk membantu negara Afrika Tengah ini memerangi wabah virus paling mematikan kedua dalam dekade ini.

Kementerian Kesehatan untuk Provinsi di timur Kivu Utara mengatakan bahwa di batch awal ada 11 ribu dosis vaksin Ad26-ZEBOV-GP buatan Johnson & Johnson (J&J). Vak sin ini tiba pada Jumat pekan lalu.

Sebelumnya, untuk mengatasi ebola, satu-satuya vaksin yang dipakai adalah buatan perusahaan AS, Merck Sharpe dan Dohme.


Secara keseluruhan, ada 50 ribu dosis vaksin yang dikirim ke Republik Demokratik Kongo untuk memerangi wabah ebola. Mengutip AFP, wabah ini sudah menewaskan lebih dari 2.100 orang sejak Agustus 2015.


Wabah Ebola paling mematikan di DRC sejak pandemi Afrika Barat pada 2014-2016 telah mempengaruhi provinsi Kivu Utara, Kivu Selatan dan Ituri dan menyebabkan 2.183 orang tewas, menurut angka resmi terbaru.

Jean-Jacques Muyembe, kepala kampanye anti-Ebola yang baru, mengatakan, vaksin J&J akan digunakan mulai pertengahan November dengan operasi yang diluncurkan secara bersamaan di DR Kongo dan Rwanda.

Vaksin J&J ini sebelumnya sempat ditolak oleh mantan menteri kesehatan Kongo Oly Illunga. Saat itu dia menolak karena dianggap sangat berisiko untuk memperkenalkan produk baru ke masyarakat yang sudah tak punya ketidakpercayaan pada produk pencegah ebola sudah tinggi.

Namun pengunduran diri Ilunga di bulan Juli lalu membuka jalan bagi pemberian vaksin kedua di negara tersebut.

(chs)