Tiga Jurus Disparbud DKI Bangkitkan Pariwisata Jakarta

Pemprov DKI Jakarta, CNN Indonesia | Jumat, 08/11/2019 20:07 WIB
Tiga Jurus Disparbud DKI Bangkitkan Pariwisata Jakarta Kota Tua. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kian gencar memaksimalkan potensi destinasi wisata berbasis kawasan.

Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Disparbud DKI Jakarta Alberto Ali mengatakan Jakarta memiliki 216 destinasi wisata yang dibagi menjadi empat kawasan.

"Keempat kawasan destinasi itu, yakni Heritage, Nature, Urban, Youth, dan Culinary Destination," kata Alberto.


Heritage adalah destinasi yang kaya warisan budaya, seperti Kota Tua dan Taman Benyaim Sueb. Sedangkan Nature, adalah Pulau Seribu. Urban, misalnya Cikini dan Kemang Art Center serta Youth, yakni Pasar Kreatif Petodjo Enclek. Yang terakhir adalah Culinary yakni Jalan Sabang.


Upaya untuk membangkitkan destinasi wisata yang dilakukan oleh Disparbud DKI Jakarta adalah sebagai berikut:

Penataan Kawasan

Agar Jakarta menjadi destinasi wisata favorit, Disparbud bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya melakukan penataan kawasan wisata di Jakarta.

"Misalnya, terkait penataan Kota Tua, kini penataan kaki limanya lebih rapi. Di Jalan Sabang juga kedai makan lebih tertata. Lalu, kami juga mengembangkan penyusunan regulasi pemanfaatan fungsi bangunan. Lalu, untuk akses transportasi yang baik dan menunjang, kami berkolaborasi bersama Dishub dan Transjakarta. Semua saling dukung," kata Alberto.

Revitalisasi Tempat Wisata

Menurut Alberto, salah satu misi Gubernur Anies Baswedan di sektor pariwisata dan kebudayaan adalah revitalisasi destinasi yang potensial, seperti revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan Taman Benyamin Sueb.

Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola (UP) Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM), Imam Hadi Purnomo menuturkan, revitalisasi mencakup keseluruhan kawasan TIM, termasuk Planetarium dan PDS H.B. Jassin.


Acara Berskala Besar 

DKI Jakarta telah menggelar berbagai program unggulan untuk menyemarakkan animo masyarakat, baik dari dalam dan luar Jakarta maupun mancanegara. Acara itu di antaranya adalah Jakarnaval, Jakarta Night Festival, Festival Museum Enjoy Jakarta, Jakarta International Folklore Festival, hingga Seribu Island Reggae Festival.

Festival itu juga mampu menghidupkan aktivitas perekonomian warga Jakarta.

"Salah satu program unggulan kami adalah meningkatkan pariwisata Jakarta yakni dengan mengembangkan event-event yang bisa mendatangkan wisatawan. Misal, waktu itu kita pernah menggelar Seribu Island Reggae Festival, kata Alberto. (asa)