Produktivitas Kerja Melonjak saat Kerja Empat Hari Sepekan

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 06:55 WIB
Produktivitas Kerja Melonjak saat Kerja Empat Hari Sepekan Ilustrasi. Kerja Senin sampai Jumat tak lagi efektif. Kerja selama empat hari dalam sepekan dapat meningkatkan produktivitas kerja hingga 40 persen. (Foto: Startup Stock Photos)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kerja Senin sampai Jumat atau bahkan Sabtu ternyata tak lagi efektif. Studi terbaru dari perusahaan multinasional Microsoft menunjukkan, kerja empat hari dalam seminggu meningkatkan produktivitas hingga 40 persen.

Studi ini merupakan bagian dari proyek Work Life Choice Challenge 2019 Summer. Proyek ini meneliti keseimbangan kehidupan kerja dan pengaruhnya terhadap produktivitas serta kreativitas dengan memberikan karyawan jam kerja yang lebih fleksibel.

Studi yang dilakukan di kantor Microsoft Jepang ini membuat percobaan menutup kantor setiap hari Jumat pada Agustus lalu. Pegawai hanya bekerja pada Senin hingga Kamis. Karyawan juga diberikan cuti berbayar selama kantor tutup.

Hasilnya, produktivitas tenaga kerja meningkat 39,9 persen dibandingkan Agustus 2018.

Perusahaan juga mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan dalam rapat. Lama waktu untuk rapat hanya boleh berlangsung 30 menit saja. Perusahaan mengefektifkan komunikasi jarak jauh.

Bukan hanya pekerja yang mendapatkan manfaat, tapi perusahaan juga diuntungkan. Jumlah kertas yang dicetak menurun 58,7 persen dan konsumsi listrik juga turun 23,1 persen.

Dikutip dari Business Insider, hasil studi ini membuat kantor Microsoft di Jepang bakal bekerja selama empat hari dalam seminggu.

Studi ini bukan yang pertama kali dilakukan. Perusahaan berbasis di Selandia Baru, Perpetual Garden, lebih dulu melakukan percobaan ini.

Dikutip dari CNBC, perusahaan itu menemukan, kerja empat hari seminggu bermanfaat untuk pekerja dan perusahaan. Perpetual Garden lantas menerapkan empat hari kerja secara permanen.

[Gambas:Video CNN]


(ptj/asr)