Hari Toilet Sedunia

3 Alasan Toilet Wanita Selalu Antre Panjang

tim, CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 16:02 WIB
3 Alasan Toilet Wanita Selalu Antre Panjang Di depan toilet umum, biasanya para wanita cenderung mengantre (Istockphoto/PenelopeB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesal rasanya ketika sudah kebelet pipis tapi ternyata antrean toilet wanita sudah panjang seperti ular tangga. Sudah begitu, para wanita juga selalu lama di dalam bilik.

Berbeda dengan toilet pria yang cenderung sepi dan cepat. Sebenarnya apa yang buat toilet wanita cenderung selalu penuh, antre, dan lama?

Bukan cuma wanita yang kesal karena antrean panjang dan lama, para pria yang sering menunggu kekasihnya ke toilet juga pasti merasa frustasi. "Kenapa cewek kalau ke toilet pasti lama?"


Penelitian menunjukkan bahwa pria butuh waktu rata-rata 60 detik di toilet dan wanita butuh 90 detik alias 50 persen lebih lama.

Melansir Guardian, dalam surveinya, sekitar 59 persen wanita mengatakan bahwa mereka selalu antre ketika ingin pergi ke toilet. Sedangkan pada pria hanya 11 persen yang mengantre.


Tak jarang, karena melihat toilet pria yang cenderung kosong, para wanita yang mengantre dan sudah kepalang kebelet pipis pun memilih 'menyusup' ke toilet pria demi bisa buang air lebih cepat.

Mengutip The Conversation, salah satu alasan para wanita lama di toilet adalah karena wanita menghabiskan waktu lebih lama untuk cuci tangan dan memakai pengering tangan dibanding pria. Tapi di dalam bilik?

1. Alasan biologis
Beberapa alasan butuh waktu lama di toilet adalah soal biologis. Sekitar setengah populasi wanita adalh usia menstruasi (12-52 tahun), dan setidaknya 20 persen di antaranya mungkin saja menstruasi bersamaan.

Menstruasi berarti wanita harus berurusan dengan fungsi tubuh lain, selain karena alasan ingin buang air. Mereka butuh waktu untuk mengambil pembalut atau tampon dari tas, membuka bungkusnya, meletakkannya di pakaian dalam, dan membuang pembalut bekas.

Selain karena haid, perempuan juga kemungkinan menghadapi masalah lain yang mengharuskan mereka buang air lebih lama isalnya sistitis, sejenis infeksi saluran kemih. Kehamilan juga menjadi alasan mengapa wanita perlu lebih sering ke toilet.

2. Pakaian
Berbeda dengan pria yang cenderung memakai busana simple, perempuan seringkali memakai busana yang cenderung ribet atau banyak lapisan. Sebut saja jumpsuit atau gaun yang punya banyak lapisan, berukuran panjang, dan berat.

Busana-busana ini terkadang kurang praktis ketika harus buang air kecil dengan cepat. Melepasnya repot, kemudian harus memasangnya lagi seperti semula.


3. Desain toilet
Desain toilet tak ayal juga punya pengaruh pada arus lalu lintas toilet. Urinal membutuhkan ruang lebih sedikit daripada bilik, sehingga banyak pria bisa pakai toilet di saat yang bersamaan. Sedangkan toilet perempuan yang berupa bilik ini akan memakan ruang yang lebih banyak sehingga jumlah biliknya pun lebih sedikit dari urinoir pria.


(chs)