Bahaya yang Mengintai Tren Mempercantik Gigi

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 11:34 WIB
Bahaya yang Mengintai Tren Mempercantik Gigi Ilustrasi (Istockphoto/nensuria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gigi sehat, putih, dan bersih jadi keinginan banyak orang. Kesehatan gigi menjadi salah satu penunjang penampilan menarik.

"Kita memperhatikan gigi karena budaya selfie. Itu membuat kita kritis pada diri sendiri," ujar ahli gigi, dr Richard Marques, mengutip Daily Mail.

Dengan pentingnya kesehatan gigi, tak heran jika belakangan bermunculan ragam tren mempercantik tampilan gigi. Mulai dari menggosok gigi dengan arang hingga mengonsumsi cuka apel di pagi hari.


Namun, Anda perlu berhati-hati. Tak semua tren ini layak diikuti. Meski membawa embel-embel alami, Marques mengatakan, sebagian darinya justru bisa berakibat buruk untuk gigi.


Berikut daftar tren mempercantik gigi yang sebaiknya tak dicoba.

1. Pasta gigi dengan rasa unik
Pasta gigi dengan rasa dan aroma unik sedang digandrungi di Inggris. Produsen pasta gigi menawarkan pasar lewat varian rasa, mulai dari yang biasa hingga yang aneh seperti lidah buaya hingga wasabi.

Akan tetapi, sebagian pasta gigi dengan rasa unik itu justru tidak mengandung fluorida. Padahal, fluorida berperan penting untuk kekuatan gigi.

"Fluorida menciptakan gigi yang kuat serta menghentikan bakteri yang mengubah gula menjadi asam dan menyerang gigi," ujar ahli gigi, Profesor Damien Walmsley.

2. Pemutih gigi
Teknologi masa kini memungkinkan orang memperoleh gigi putih hanya dalam waktu singkat. Sebuah alat cukup ditempelkan pada gigi sekitar 10-30 menit, kemudian gigi putih seketika.

Namun, sebagian produk atau alat perlu diwaspadai lantaran kandungan hidrogen peroksida yang ada di dalamnya. Dalam jumlah besar, kandungan itu akan berbahaya bagi gigi.

Ahli gigi lainnya, dr Uchenna Okoye, pernah bertemu pasien yang menggunakan alat dengan kandungan hidrogen peroksida. "Efeknya tak hanya menghilangkan enamel gigi, tapi juga membakar gusi sehingga mereka perlu dioperasi," ujarnya.


3. Menggosok gigi dengan bubuk arang
Tren menggosok dengan bubuk arang diyakini mampu membuat gigi lebih putih. Artis Nicole Scherzinger turut mempraktikkannya.

Hal itu membuat produk pasta gigi yang mengandung arang aktif mendadak banjir di pasaran. Dengan embel-embel alami, arang digunakan untuk menghilangkan racun dan mengangkat noda.

Akan tetapi, arang bersifat abrasif yang bisa membuat enamel gigi terkikis.

"Lapisan dentin bawah lebih lembut dan lebih kuning sehingga jika ini terbuka, tak hanya gigi yang akan jadi lebih sensitif, tetapi juga mereka tak akan seputih seperti semula," ujar Okoye.

Jika ingin menggunakan arang, Okoye menyarankan Anda untuk menggosoknya dengan jari, bukan dengan sikat gigi.

4. Cuka apel untuk memulai hari
Penyanyi Katy Perry punya ritual minum cuka apel sebelum sarapan. Selain disebut ampuh menekan nafsu makan, nutrisi dalam cuka apel juga dipercaya bisa membunuh berbagai bakteri penyebab gigi kuning.

Padahal, faktanya cuka apel memiliki rasa asam lantaran kandungan pH yang berada di sekitar 3. Meski tak seasam lemon, tapi cukup asam untuk mengikis enamel gigi.

"Asam bisa melembekkan enamel, sehingga saat Anda menggosok gigi, Anda menggosok enamel anda. Sebaiknya tunggu satu jam baru Anda menggosok gigi setelah minum minuman asam," jelas Okoye.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)