Mengenal Vaksin HPV sebagai Pencegah Kanker

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 29/11/2019 08:31 WIB
Mengenal Vaksin HPV sebagai Pencegah Kanker Ilustrasi. Vaksin HPV tak hanya mampu mencegah kanker serviks pada perempuan, namun juga sejumlah kanker pada laki-laki.(Foto: CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) penting dilakukan sebelum menikah. Vaksin ini ditujukan untuk perempuan maupun laki-laki.

Vaksin HPV dapat mencegah perkembangan virus HPV menjadi sejumlah penyakit, mulai dari kutil hingga kanker serviks pada perempuan dan kanker alat kelamin pada laki-laki.

"Vaksin HPV dapat mencegah kanker serviks, satu-satunya kanker yang dapat dicegah," kata perwakilan Yayasan Kanker Indonesia dokter Venita Eng dalam jumpa media Halodoc di Jakarta, Selasa (26/11).



Sebelum menikah, setiap perempuan dan laki-laki disarankan untuk melakukan vaksin HPV karena HPV dapat menular melalui hubungan seksual.

Vaksin HPV bagi laki-laki juga direkomendasikan karena laki-laki dapat membawa virus dan mengembangkan penyakit seperti kanker tenggorokan, kanker alat kelamin dan kutil kelamin.

Berikut sejumlah informasi mengenai ketentuan vaksin HPV.

Efektivitas

Menurut Venita, vaksin HPV paling efektif diberikan pada perempuan dan laki-laki pada usia remaja dengan periode terbaik saat usia 9-13 tahun.

Namun, vaksin yang diberikan setelah melewati usia remaja dan sebelum melakukan hubungan seksual juga tetap efektif selama diberikan sesuai dengan dosis.

Dosis

Pada usia remaja, vaksin HPV diberikan dengan dua dosis dalam dua kali suntikan berjeda 6-12 bulan.

Bagi perempuan dan laki-laki yang sudah melewati usia remaja, tetap disarankan untuk mendapatkan vaksin HPV sebanyak tiga dosis dalam tiga kali suntikan berjeda dua bulan dan empat bulan. Vaksin HPV biasanya disuntikkan pada lengan bagian atas.

"Suntikan berjeda berguna agar vaksin dapat mengenali virus sehingga efektivitasnya dapat berlangsung puluhan tahun setelah itu atau selamanya," ujar Venita.

Efek samping

Vaksin HPV merupakan salah satu jenis vaksin yang tidak menyebabkan infeksi. Vaksin ini juga baik pada ibu yang menyusui.

Reaksi alergi yang timbul juga sangat jarang. Menurut Venita, pada 20 menit pertama otot lengan biasanya terasa ngilu. Setelah itu, perlahan akan membaik.


Tempat mendapatkan vaksin

Vaksin HPV bisa diperoleh di dokter kandungan, klinik, dan rumah sakit. Harga vaksin HPV saat ini masih tergolong mahal yakni mulai dari Rp1 juta rupiah.

[Gambas:Video CNN]

(ptj/ayk)