Dibanding Doa, Orang Jepang Pilih Nonton Porno Saat Natal

tim, CNN Indonesia | Senin, 30/12/2019 12:44 WIB
Dibanding Doa, Orang Jepang Pilih Nonton Porno Saat Natal ilustrasi video porno (Istockphoto/Exclusive Lab)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nuansa Natal di Jepang hampir sama dengan nuansa di negara-negara lainnya. Pohon Natal, lampu kelap-kelip, dan hiasan Natal pasti mewarnai tiap sudut kotanya. Anak-anak juga menantikan berbagai hadiah dari Santa, meski terkadang Santa Klaus Jepang berupa robot pintar.

Namun, ada satu hal yang berbeda saat Natal di Jepang dan di tempat lainnya. Tak seperti negara lainnya, Natal di Jepang punya tradisi lain, tentunya selain makan ayam goreng tepung di restoran cepat saji. Dikutip dari SoraNews, saat Natal, orang Jepang menonton lebih banyak film porno. Hal ini didapat dari data statistik portal video dewasa online Pornhub.

Berdasar data tersebut, saat malam Natal, akses video porno di AS menurun 27 persen, di Kanada dan Inggris turun 32 persen. Di Meksiko, Italia, Prancis, dan jerman bahkan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk menonton film porno pada 25 Desember. Di seluruh dunia, lalu lintas Pornhub turun 22 persen.


Namun kondisi yang berbeda terlihat di Jepang. Jumlah orang yang mengakses dan menonton konten Pornhub delapan persen lebih banyak di hari Natal.


Ada beberapa alasan yang kemungkinan melatarbelakangi alasan ini.

Di Jepang, Natal, atau tepatnya di malam natal, adalah malam yang paling romantis dalam setahun. idealnya untu pasangan muda adalah pergi makan malam mewah, menikmati kue Natal dengan stroberi di atasnya, tukar kado, dan akhirnya ke hotel untuk bercinta. Hal ini membuktikan bahwa Jepang sudah memiliki pikiran soal seks sekitar tanggal 24-25 Desember.

Faktor lainnya, Natal bukan hari libur di Jepang. Orang masih harus pergi bekerja. Faktanya lagi, justru di akhir tahun ini justru waktu yang sangat sibuk sebelum perusahaan tutup di Tahun Baru. Tak banyak yang pulang kampung ketika Natal. Bagi mereka yang tak punya teman kencan, setelah pulang mereka akan kembali ke rumah dan mencari waktu 'khusus' untuk mereka sendiri, termasuk mengakses pornografi.



Sekalipun ada waktu dan acara makan malam Natal bersama, mereka cenderung tak ingin berlama-lama. Makan malam santai dan selesai cukup awal. Remaja atau pekerja yang tak punya pasangan pun akan masuk ke kamar dan mengisi waktu mereka dengan video dewasa. (chs)