Pihak berwenang China mengatakan pneumonia yang dikaitkan dengan virus itu telah menyerang setidaknya 41 orang di negara itu, dengan wabah berpusat di sekitar pasar makanan laut di pusat kota Wuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti mengambil jumlah kasus yang dilaporkan di luar China sejauh ini, untuk menyimpulkan berapa banyak kemungkinan yang terinfeksi di kota itu, berdasarkan data lalu lintas penerbangan internasional dari bandara Wuhan.
[Gambas:Video CNN]
"Dengan Wuhan yang telah menginfeksi tiga kasus ke negara lain (dua di Thailand dan satu di Jepang) ini telah menyiratkan ada lebih banyak kasus daripada yang telah dilaporkan," kata Neil Ferguson, salah satu penulis laporan itu, dikutip dari AFP.
"Secara substansial, saya lebih concern soal hal ini ketimbang seminggu lalu. Bagaimanapun terlalu dini untuk khawatir," tambahnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa orang-orang harus mempertimbangkan kemungkinan penularan dari manusia ke manusia lebih serius daripada yang dialami sejauh ini.
"Tidak mungkin bahwa paparan hewan adalah sumber utama infeksi," katanya.
Pihak berwenang di Hong Kong telah meningkatkan langkah-langkah deteksi, termasuk pemeriksaan suhu yang ketat untuk pelancong yang datang dari daratan China.
AS mengatakan mulai mendeteksi penerbangan yang tiba dari Wuhan di bandara San Francisco dan JFK New York, yang keduanya menerima penerbangan langsung, serta Los Angeles.
(agn/age)