Humas Vihara Dharma Sakti, Lucas Tjang mengatakan berbagi angpau setiap perayaan Imek merupakan kegiatan rutin di Vihara berusia 370 tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angpau yang diterima Muhammad dalam sehari jumlahnya tak tentu. Di Imlek tahun lalu, Muhammad mendapat Rp150 ribu.
Ia mengatakan akan terus berada di Vihara sampai pembagian angpau selesai.
"Ya kalau di sini masih terus pembagian angpau, terus sampe pagi lagi," katanya kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (25/1).
Muhammad menginap di sekitar Vihara Dharma Sakti. Beberapa warga yang ditemui CNNIndonesia.com juga menginap demi mendapat angpau Imlek.
"Tiap tahun. Begini aja," katanya kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (25/1).
Perayaan Imlek di Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Grogol, Jakarta, Sabtu (25/1). (CNN Indonesia/Thohirin) |
"Tadinya, kan, mau nonton gubernur. Katanya dateng. Eh, gak dateng ya udah duduk," katanya.
Warga Tionghoa di Indonesia merayakan Tahun Baru Imlek ke-2571 pada hari ini.
Dalam Tahun Baru Imlek, terdapat 12 hewan yang mewakili atau menggambarkan kondisi yang akan terjadi di tahun tersebut. Hewan-hewan tersebut yakni Tikus, Sapi, Naga, Ular, Kuda, Harimau, Kelinci, Domba, Ayam, Monyet, Anjing, dan Babi.
Menurut kepercayaan warga Tionghoa tahun baru ini masuk dalam Tahun Tikus Logam setelah di tahun sebelumnya masuk dalam Tahun Babi.
"Jadi itu boleh dikata pasti memberi kesehatan berlimpah berkat rezeki dan keberuntungan yang berlimpah juga," tuturnya. (thr/wis)
Perayaan Imlek di Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Grogol, Jakarta, Sabtu (25/1). (CNN Indonesia/Thohirin)