FOTO: Petualang Prancis Wujudkan Mimpi di Puncak Kebekuan

AFP, CNN Indonesia | Minggu, 26/01/2020 19:16 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Dua orang petualang Prancis bertahan menghadapi kebekuan demi mencapai puncak tertinggi di Amerika Utara.

Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan warna putih dan biru di langit. Begitu sunyi. (Olivier MORIN / AFP)
Dua orang petualang terlihat menyeret barang bawaan yang diletakkan di kereta luncur, dengan jaket-jaket tebal membungkus tubuh. (Olivier MORIN / AFP)
Mereka berencana mendaki Denali, puncak tertinggi di Amerika Utara. Puncak itu sebelumnya dikenal sebagai Gunung McKinley, dengan rusa-rusa gunung balas memandangi. (Olivier MORIN / AFP)
Matthieu Bellanger dan Loury Lag meninggalkan Kanada Timur menuju Alaska dalam ekspedisi 130 hari. (Olivier MORIN / AFP)
Medan itu tak akan mudah. Di siang hari, suhu mencapai minus 5 derajat Celcius. Di malam hari, suhu menjadi minus 10 derajat Celcius. Mereka hanya bisa makan makanan yang dibekukan. (Olivier MORIN / AFP)
Kedua pendaki itu harus melatih diri dan disiplin masing-masing secara teratur, karena di medan sesungguhnya, mereka akan melawan dingin yang menggigit dan hembusan kuat angin gunung. (Olivier MORIN / AFP)
Hanya ada empat jam pada siang hari tahun ini. Matahari nyaris tak berhasil merangkak di atas cakrawala. (Olivier MORIN / AFP)
Bellanger dan Lag jadi terbiasa mendirikan dan menurunkan tenda hanya dalam beberapa menit. (Olivier MORIN / AFP)
Kantong tidur Bellanger dan Lag pun dirancang khusus untuk menahan suhu serendah minus 60 derajat Celcius. (Olivier MORIN / AFP)
Mereka menarik kereta luncur masing-masing dengan sabuk pengaman yang dililitkan di pinggang. Satu orang bisa menarik sekitar 60 kilogram beban. (Olivier MORIN / AFP)