3 Tips Utama Memilih Pengasuh Anak

tim, CNN Indonesia | Kamis, 13/02/2020 11:17 WIB
3 Tips Utama Memilih Pengasuh Anak Ada beberapa pertimbangan ketika memilih pengasuh untuk anak alias nanny. Berikut tipsnya. (Istockphoto/macky_ch)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memilih pengasuh anak alias nanny memang tak mudah, apalagi untuk ibu-ibu generasi milenial yang juga berkarier.

Ada berbagai pertimbangan untuk memilih pengasuh. Pertimbangannya bukan cuma soal pengalaman, latar belakang dan mungkin saja soal fisik.

Dikutip dari Antara, Staf Khusus Presiden Gugus Muda sekaligus Pendiri This.able, Angkie Yudistia, membagi beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu milenial ketika akan memilih pengasuh yang tepat bagi anak-anak.


1. Anggaran rumah tangga

Anggaran atau budgeting sangat penting sebelum akhirnya orang tua benar-benar memutuskan untuk mengandalkan jasa pengasuh bagi anak.

"Jangan memaksa kalau kondisi ekonominya tidak memungkinkan," katanya.

"Kalau tidak memungkinkan, bagaimana ibu bisa memaksimalkan waktu yang ada untuk mengurus sendiri."

2. Seleksi dengan teliti

Teliti calon pengasuh anak mulai dari latar belakang hingga agen penyalurnya.



"Ada assesment. Kita harus tahu nanny ini dari mana, rekomendasi apa yayasan. Parents harus punya rasa curiga karena ingin rasa aman," ujar Angkie.

Tak dimungkiri, memilih nanny memang tak mudah dan anak adalah pertimbangan utama. Yang terpenting adalah anak yang merasa aman, nyaman, dan senang bersamanya. Dalam hal ini, anaklah yang bakal berada bersamanya saat Anda tak ada di rumah. 

"Bagaimana dia bekerja, kita harus bisa menganalisa. Kalau anak kita happy dan enggak ketakutan, ya take it. Kalau enggak, ya jangan dipaksa," lanjutnya.


3. Manfaatkan teknologi

Angkie mengatakan bahwa di era saat ini, orang tua terutama ibu bekerja juga harus memanfaatkan teknologi yang ada seperti monitor CCTV jarak jauh.

"Zaman sekarang, teknologi semakin canggih, dan kita bisa kok memonitor CCTV lewat hp. Kita bisa ngobrol dan melihat apa yang terjadi di rumah ketika anak dititipkan (ke nanny). Jadi, emak zaman sekarang harus melek teknologi," ujarnya.

Namun penggunaan teknologi ini bukan disebabkan karena Anda yang tak percaya pada si mbak atau nanny. Teknologi ini juga bakal membantu Anda untuk juga terkoneksi dengan anak sekaligus menjaga anak dari hal yang tak diinginkan.  (chs)