Pihak penyelenggara Shanghai Fashion Week, pada Senin (10/2) mengumumkan penundaan acara. Gelaran mode yang sejatinya akan diselenggarakan pada 26 Maret-2 April 2020 ditunda karena virus corona.
"Kami akan mencari waktu dan cara. Kami juga akan mengatur komunikasi dengan rekan-rekan yang mendukung Shanghai Fashion Week. Kami akan berjuang memajukan perkembangan industri fesyen," tulis penyelenggara, melalui media sosial WeChat, mengutip CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kilas NYFW: 6 'Highlight' Pekan Mode AS 2020 |
Virus corona tak urung membawa dampak dalam industri fesyen. Kedua gelaran ini termasuk gelaran besar dan penting buat pelaku industri fesyen China.
Ini tak berlebihan sebab di gelaran ini pula nama-nama desainer China melambung ke kancah internasional seperti Vera Wang, Jenny Peckham dan Vivienne Tam. Tak hanya itu, ada pula finalis LVMH Prize Ximon Lee dan kontestan 'Next in Fashion' Angel Chen.
Di samping China, secara tak langsung dampak virus corona juga dirasakan ajang fesyen dunia. Larangan untuk bepergian membuat pelaku fesyen China tidak bisa menghadiri pertunjukan musim gugur/musim dingin 2020.
New York Fashion Week berakhir hari ini dan menyisakan cerita pilu. Duo desainer Lena Luo dan Ekcee Chan terpaksa tidak hadir dalam pertunjukan busana koleksi mereka dari label 'Luooif Studio'. Sebagai gantinya, sang asisten menenteng laptop yang memperlihatkan foto keduanya.
Senasib dengan London Fashion Week, Milan juga tak akan disambangi desainer dari China. Ricostru, Hui, dan Angel Chen mengumumkan pembatalan pertunjukan. Di Paris, terdapat enam jadwal pertunjukan yang didrop yakni Masha Ma, Shiatzy Chen, Uma Wang, Calvin Luo, dan Maison Mai.
[Gambas:Video CNN]
(asr/asr)