Lintah Diprediksi Bisa Cegah Virus Corona di Masa Depan

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/02/2020 17:18 WIB
Lintah Diprediksi Bisa Cegah Virus Corona di Masa Depan Ilustrasi. Sifatnya yang haus akan darah membuat lintah dapat mengetahui keberadaan virus dalam tubuh hewan liar yang diisapnya. (EllWi/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Binatang si pengisap darah, lintah, bisa menyelamatkan dunia dari serangan wabah penyakit di masa depan. Lintah bisa memprediksi virus yang ditularkan dari hewan kepada manusia termasuk virus corona.

Dengan menggunakan metode bioteknologi terbaru, sekelompok ilmuwan dari University of East Anglia menemukan lintah dapat digunakan untuk mencegah penyebaran virus dari hewan liar.

Penelitian yang dipimpin oleh Professor Douglas Yu ini meneliti 30 ribu lintah selama hampir lima tahun terakhir untuk mengetahui keberadaan hewan liar. Hewan liar merupakan reservoir virus atau tempat virus berkembang biak lalu pindah ke hewan lain atau manusia.


Yu menjelaskan, lintah merupakan hewan yang sangat haus akan darah. Mereka mengisap banyak darah hewan liar mulai dari katak hingga beruang. Dari darah yang diisap oleh lintah ini, Yu menyebut dapat diketahui kondisi hewan liar tersebut.

Dengan menangkap lalu mengekstraksi DNA lintah dapat mengetahui kondisi berbagai hewan liar, termasuk DNA dan virus yang terdapat di dalam tubuhnya. Dari penelitian yang sudah dilakukan Yu, lintah efektif mengungkap hewan-hewan tersembunyi di Cagar Alam Ailao Shan, Provinsi Yunnan, China.

Lintah dapat mengungkap DNA beruang hitam, rusa, kera, macan tutul, kijang, dan berbagai jenis burung.

"Saat itu, kami tidak mengantisipasi epidemi virus corona yang terjadi saat ini," kata Yu dikutip dari South China Morning Post.

Namun, Yu yakin metode yang sama dapat dilakukan pada lintah untuk mencegah wabah virus corona di masa depan.

"Tim kami siap untuk itu. Kami telah menyediakan metodologi untuk mengantisipasi. Metode yang sama juga bisa diterapkan untuk mendeteksi satwa liar [pembawa virus]," ucap Yu.

Dengan meneliti virus yang terdapat pada hewan liar, manusia dapat membuat serangkaian antisipasi mulai dari proses pencegahan hingga mencari antivirus agar wabah virus dari hewan liar tak menular ke manusia.

Wabah virus corona (Covid-19) yang berawal dari Wuhan, China diperkirakan berasal dari hewan liar seperti kelelawar dan ular. Sejumlah virus corona seperti Mers dan SARS juga berawal dari hewan seperti unta.

[Gambas:Video CNN]

(ptj/asr)