Studi: Virus Corona Tak Berasal dari Pasar Seafood Wuhan

tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 21:04 WIB
Studi: Virus Corona Tak Berasal dari Pasar Seafood Wuhan Temuan terbaru dari sekelompok peneliti asal China menyebut virus corona tak berasal dari pasar seafood di Wuhan, China.(NOEL CELIS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Virus corona (Covid-19) awalnya disebut berasal dari sebuah pasar seafood yang juga menjual hewan liar di Wuhan, China. Namun, temuan terbaru dari sekelompok peneliti asal China menyebut virus corona tak berasal dari pasar seafood yang bernama Huanan itu.

Peneliti dari Xishuangbanna Tropical Botanical Garden melacak asal usul virus corona.

"Studi tentang apakah pasar Huanan adalah satu-satunya tempat kelahiran virus sangat penting untuk menemukan sumbernya dan menentukan inang perantara, sehingga dapat mengendalikan epidemi dan mencegahnya menyebar lagi," kata peneliti dalam laporannya yang dipublikasikan di Chinese Institute for Brain Research, dikutip dari South China Morning Post.


Untuk melacak sumber infeksi dan penyebaran virus corona, studi yang dipimpin oleh Yu Wenbin ini mengurutkan data genom dari 93 sampel virus corona di 12 negara.

Hasil penelitian menunjukkan virus corona berasal dari luar pasar seafood Huanan. Namun, proses penyebaran terjadi di dalam pasar karena keramaian meningkatkan penularan. Belum diketahui secara pasti asal virus corona tersebut.


"Pasar yang ramai kemudian meningkatkan sirkulasi virus dan menyebarkannya ke seluruh kota pada awal Desember 2019," tulis peneliti.

Berdasarkan data genom, peneliti menyebut virus kemungkinan mulai menyebar dari orang ke orang pada awal Desember atau bahkan awal November. Berdasarkan temuan resmi WHO, virus corona menunjukkan gejala pada orang pertama kali pada 8 Desember 2019 lalu.

Selain itu, peneliti juga menyayangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China yang mengeluarkan peringatan darurat level 2 virus corona pada 6 Januari, tapi tidak disebarkan secara luas.


"Jika peringatan itu menarik lebih banyak perhatian, jumlah kasus baik secara nasional maupun global pada pertengahan hingga akhir Januari akan berkurang," kata peneliti.

Hingga saat ini (24/2), wabah virus corona sudah mencapai 79.707 kasus dengan 2.626 kematian. Sebanyak 25.225 sudah dinyatakan sembuh. China, Korea Selatan, Italia, Jepang, dan Singapura merupakan negara dengan total kasus terbanyak. (ptj/chs)