Untung dan Rugi Olahraga Malam Hari

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 20:21 WIB
Untung dan Rugi Olahraga Malam Hari Ilustrasi. Selain menyimpan manfaat bagi tubuh, olahraga malam hari juga punya beberapa efek yang harus diwaspadai. (Foto: morgueFile/jzlomek)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktivitas padat sepanjang pagi hingga sore hari seringkali membuat Anda tak punya waktu untuk berolahraga. Pelbagai persiapan sebelum berangkat bekerja atau lokasi kantor yang jauh tak memberi jeda untuk sekadar lari pagi. Kalau sudah begitu, sebagian orang akan memilih olahraga malam.

Berolahraga malam hari dengan kecepatan dan daya yang lebih lambat membuat tubuh mudah mengatur detak jantung, pernapasan dan menjaga kadar hormon. Selain itu, jika tujuan olahraga adalah untuk meningkatkan performa atau membangun masa otot, sore atau malam adalah waktu terbaik.

"Kinerja fisik manusia lebih baik di malam hari karena tubuh menggunakan lebih sedikit oksigen atau lebih sedikit energi," kata peneliti dari Weizmann Institute of Science Gad Asher dikutip dari South China Morning Post.



Berikut manfaat lainnya:
- Lebih leluasa mengoptimalkan bentuk latihan
- Menangkal stress bekerja
- Pikiran lebih jernih dan mengatasi kecemasan
- Meningkatkan suhu tubuh, detak jantung, dan melepaskan epinefrin

Tapi di sisi lain ada pula pendapat bahwa fungsi paru-paru terbaik yakni pada sore hari. Kendati begitu, ritme masing-masing tubuh pun sejatinya berbeda-beda. Karena itu olahraga malam boleh jadi baik bagi sebagian orang, tapi efeknya bisa juga merugikan jika dilakukan terlampau larut.

Ketika malam, jam biologis tubuh mengingatkan akan waktu tidur. Jika Anda memaksa tetap berolahraga, perubahan ini bisa mengecoh jam biologis tubuh dan berdampak pada kesehatan. Karena itu, kenali pula dampak olahraga malam hari agar tepat menyikapinya.


Daya tahan tubuh berkurang
Olahraga malam berpotensi membikin daya tahan tubuh lemah lantaran kehilangan banyak energi tanpa jeda setelah didera aktivitas seharian. Berkurangnya daya tahan inilah yang membuat tubuh rentan terserang penyakit seperti flu atau demam.

Karena itu agar beban tubuh tak terlalu berat, pilihlah aktivitas olahraga yang ringan dan intensitas rendah. Hindari olahraga yang tergolong berat seperti berenang atau angkat beban.

Pernapasan terganggu
Udara malam mengandung oksigen yang lebih sedikit ketimbang pagi atau sore hari, sedangkan tubuh justru memerlukan banyak oksigen ketika berolahraga. Itu sebab berolahraga pada malam hari akan membuat Anda terasa lebih gampang lelah.


Karena itu Anda perlu berhati-hati, sebab kekurangan oksigen saat berolahraga bisa memicu sesak napas.

Sulit tidur
Berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur berpotensi membuat Anda terjaga. Meski begitu, hal ini bisa diatasi dengan memilih jenis olahraga yang ringan. Jadikan kegiatan berlatih kebugaran pada malam hari jadi olahraga yang santai dan menyenangkan.

[Gambas:Video CNN]

(Lud/NMA)