7 Tanda Kebanyakan Makan Karbohidrat

tim, CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 13:00 WIB
7 Tanda Kebanyakan Makan Karbohidrat Meski banyak dimusuhi karena dianggap menggemukkan, namun tubuh masih tetap butuh karbohidrat.(Istockphoto/ MielPhotos2008)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski banyak dimusuhi karena dianggap menggemukkan, namun tubuh masih tetap butuh karbohidrat. Karbohidrat atau umumnya ditemukan dalam roti putih, pasta, biji-bijian dan makanan olahan. Beberapa orang akan memisahkan karbohidrat menjadi "baik" atau "buruk," tetapi semua karbohidrat diperlukan untuk tubuh karena mereka diubah menjadi energi. 

Saat Anda berolahraga, karbohidrat memberi Anda energi untuk terus bergerak. Namun, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh. Mengutip The Daily Meal dari American Heart Association, Pusat Nasional Informasi Bioteknologi, dan Harvard Medical School mengungkapkan ada beberapa tanda saat Anda mengalami kelebihan karbohidrat.

1. Lelah dan lesu
Pernah ngantuk setelah makan siang? Kalau ya, maka salahkan asupan karbohidrat Anda. Makan terlalu banyak karbohidrat meningkatkan gula darah Anda, menyebabkan tubuh Anda memiliki ledakan energi yang pendek dan akhirnya menyebabkan timbulnya rasa kelelahan. 


2. Sakit kepala
Sakit kepala atau migran memang tak boleh diabaikan. Salah satu penyebabnya adalah kebanyakan makan karbohidrat. Mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat, seperti roti putih atau pasta dapat meningkatkan kadar gula Anda, yang terkadang menyebabkan sakit kepala.


3. Pencernaan buruk
Jika Anda makan banyak karbohidrat olahan seperti nasi putih, mereka mungkin tidak mengandung serat makanan yang cukup untuk membantu mencegah masalah pencernaan seperti sembelit. Alih-alih makanan yang mengandung banyak karbohidrat seperti roti dan kentang, cobalah sauerkraut, tempe, dan  makanan lain yang baik untuk kesehatan usus.

4. Lapar lagi
Makanan-makanan dengan karbohidrat tinggi akan lebih cepat diubah menjadi glukosa dan mendorong proses pencernaan yang lebih cepat, yang tidak membuat tubuh Anda merasa kenyang. Tetap kenyang hanyalah salah satu Anda untuk makan lebih banyak lemak.

Karbohidrat memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun berbahaya jika terlalu banyak. Berikut tanda-tanda kebanyakan karbohidrat. Foto: Istockphoto/DevMarya
Karbohidrat memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun berbahaya jika terlalu banyak. Berikut tanda-tanda kebanyakan karbohidrat.


5. Susah turun berat badan
Sudah olahraga rutin dan diet ketat tapi berat badan masih susah turun? Mungkin Anda terlalu banyak makan karbohirat. Diet kaya karbohidrat dapat membuat Anda merasa lapar dan membuat Anda makan lebih banyak kalori daripada yang sebenarnya Anda butuhkan. Ini karena makanan dengan kadar serat rendah dimetabolisme menjadi glukosa lebih cepat dan lonjakan kadar gula darah yang tiba-tiba mendorong produksi insulin. Ketika insulin menyerap terlalu banyak glukosa, itu diubah menjadi lemak dan disimpan dalam tubuh Anda.


6. Jerawat
da penelitian yang mengaitkan karbohidrat dengan perkembangan jerawat yang memburuk. Ini terjadi karena peningkatan kadar insulin merangsang produksi kelenjar minyak, yang menyebabkan berjerawat. Makan biji chia, brokoli dan lebih banyak makanan untuk kulit sehat dan bercahaya.

7. Depresi
Banyak faktor yang dapat menyebabkan depresi, seperti insomnia, tetapi diet Anda juga dapat berdampak besar. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Pusat Informasi Bioteknologi Nasional menunjukkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi gula dan karbohidrat lain dapat memicu ketidakseimbangan bahan kimia otak tertentu, yang dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami depresi dan kegelisahan. (chs/chs)