Curhat Puteri Indonesia 2019: Keras Kepala hingga Di-bully

tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 19:40 WIB
Curhat Puteri Indonesia 2019: Keras Kepala hingga Di-bully Mahkota Puteri Indonesia 2019 bakal segera dilepas, ketiga pemenang pun bercerita tentang asam-manis, pahit-getir kehidupan mereka. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah menjalankan tugas selama satu tahun, Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull bakal meletakkan mahkotanya. Selama menjabat sebagai Puteri Indonesia dan mewakili Indonesia di ajang kecantikan internasional, tiga juara Puteri Indonesia mendapatkan banyak pengalaman berharga dan juga melewati berbagai rintangan. Mulai dari sikap keras kepala hingga bahkan di-bully oleh orang lain.


Puteri Indonesia Frederika Alexis Cull mengaku tak menyangka bisa melewati proses pemilihan dan berhasil menjadi pemenang kontes kecantikan di Indonesia. Dia juga berhasil membawa Indonesia masuk dalam Top 10 di ajang Miss Universe 2019, terbaik sepanjang keikutsertaan Indonesia di ajang internasional itu.

"Saya merasa insecure di karantina, saya takut karena saya tidak punya pengalaman apa-apa," kata Frederika dalam konferensi pers pengenalan 39 kontestan Puteri Indonesia 2020, di Jakarta, Rabu (26/2).


Menurut Frederika, sikap keras kepala yang dimilikinya yang mampu membawanya hingga posisi saat ini. Perempuan berusia 20 tahun itu mengaku banyak menjumpai masalah selama menjadi Puteri Indonesia. Namun, dampak positifnya jauh lebih banyak dan mampu menutupi hal-hal negatif.



"Saya sedikit keras kepala, saya tidak mendengarkan orang lain karena saya tahu kekurangan dan kelebihan saya. Jadi, jangan mengikuti standar orang lain, tetap jadi diri kalian sendiri," ucap Frederika.

Sementara itu, Runner Up 2 atau Puteri Indonesia Pariwisata  atau Jesica Fitriana bercerita kerap di-bully lewat media sosial bahkan saat sudah berstatus sebagai pemenang. Padahal, Jesica juga berhasil menjadi Runner Up 2 di ajang global Miss Supranational.


"Di media sosial ada banyak hal yang muncul, dikatakan, dituduh oleh orang lain dengan mudahnya menggunakan kata-kata kasar," ungkap Jesica.

Namun, Puteri Indonesia asal Jawa Barat ini mengaku ikhlas dan menjadikan bullying itu sebagai pengalaman untuk mendewasakan diri.

Runner Up 1 Puteri Indonesia Jolene Marie Cholock juga mendapatkan pengalaman yang dapat jadi pelajaran kehidupan.

"Pengalaman ini tidak hanya manis saja, tapi ada asam, pahit, dan getir pun ada. Tapi, selama kita tulus, hasilnya pun akan terlihat," ucap Jolene. (ptj/chs)