Siasat untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 16:13 WIB
Siasat untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak Ilutsrasi: Sejumlah hal bisa ditempuh untuk meningkatkan sistem kekebalan atau imun tubuh anak-anak. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sistem kekebalan tubuh atau imun yang baik merupakan pelindung yang paling optimal. Tak hanya bagi orang dewasa, melainkan juga anak-anak. Karena itu imunitas anak perlu dijaga dan ditingkatkan. Terlebih kini, siapapun tengah berjuang menghadapi penyebaran virus corona jenis baru (SARS-CoV-2).

Sistem kekebalan, mampu melindungi tubuh dari organisme asing yang menyerang, seperti bakteri dan virus penyebab penyakit. Tapi bagi anak-anak, kekebalan tubuh mereka tergolong belum lengkap. Ini karena ketika masih dalam rahim, janin menuntut sistem kekebalan tubuh seadanya dan tetap toleran terhadap aloantigen ibu.

Setelah lahir, paparan yang besar dari lingkungan menuntut respons yang pas baik dari asupan makanan ataupun kegiatan anak sehingga kekebalan tubuh meningkat. Itu sebab, beberapa unsur diperlukan anak untuk membantu membangun sistem imun yang baik.


Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh akan melindungi anak dari bakteri buruk, penyakit, juga infeksi virus. Berikut hal-hal yang dapat membantu meningkatkan imun anak, disarikan dari Mamanatural dan beberapa jurnal ilmiah.

Siasat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh AnakFoto: CNN Indonesia/Fajrian


Kegiatan di luar ruangan dan bermain di tempat kotor
Ketika anak-anak bermain di luar ruangan--terutama aktivitas yang melibatkan tanah, sistem kekebalan tubuh mereka akan mendapat dorongan. Sayangnya, waktu bermain di luar ruangan di tengah masyarakat berangsur berkurang. Alhasil, anak-anak tak mendapatkan bakteri 'baik' yang cukup dari kotoran.

Studi dari American Academy of Pediatrics menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki kontak dengan anak-anak lain--misalnya di tempat penitipan atau tempat bermain, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

Setiap kali anak Anda masuk angin atau flu, tubuh mereka menciptakan antibodi untuk kelak melawan penyakit dan infeksi.

Sementara studi lain dari JAMA Pediatrics mengungkapkan, anak-anak yang sering terkena pilek ketika berusia dua tahun memiliki risiko terserang 33 persen lebih rendah ketika mereka berada di sekolah dasar.


Kegiatan lain yang dianjurkan oleh para ahli adalah forest bathing atau berada di dekat pepohonan dan alam liar. Forest bathing dan menghabiskan waktu di alam dapat meningkatkan sel NK yakni sel yang menghancurkan virus dan bakteri yang menyerang. Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh anak akan meningkat.

Namun di tengah situasi penyebaran Covid-19, Anda bisa menimbang urgensi kegiatan di luar ruangan. Dalam kondisi waspada dan menjaga jarak social (social distancing), Anda bisa melakukan penyesuaian misalnya, memastikan anak mendapat matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang sehat.

Tidur cukup
Tidur adalah salah satu pendorong alami yang paling kuat untuk kekebalan tubuh anak. Selama tidur, tubuh Anda memperbaiki diri secara mandiri dan menghasilkan sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.

Tubuh melepaskan sitokin yang melawan infeksi selama tidur. Menurut American Academi of Sleep Medicine, berikut jumlah jam tidur yang disarankan untuk kesehatan yang optimal.

Siasat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh AnakFoto: dagon_/Pixabay

- Bayi empat hingga 12 bulan harus tidur 12 hingga 16 jam
- Anak-anak usia satu hingga dua tahun harus tidur 11 hingga 14 jam
- Anak-anak usia tiga hingga lima tahun harus tidur 10 hingga 13 jam
- Anak-anak usia enam hingga 12 tahun harus tidur sembilan hingga 12 jam
- Remaja berusia 13 hingga 18 tahun harus tidur delapan hingga 10 jam

Kesehatan mulut dan gigi
Menurut studi dari University of Helsinki dan Karolinska Institut di Swedia, infeksi oral dapat meningkatkan risiko penyakit autoimun.

Karena itu, Anda perlu membantu anak-anak untuk menyikat gigi dengan benar, memastikan mereka menyikat gigi dua kali sehari--masing-masing selama dua menit, dan mengecek kesehatan mulut ke dokter gigi secara rutin.


Asupan Nutrisi
Asupan nutrisi yang cukup dan seimbang juga berperan penting membangun sistem kekebalan tubuh anak yang kuat.

ASI
Hal paling penting pada awal perkembangan sistem kekebalan tubuh anak adalah ASI. Menyusui memegang peran utama dalam perkembangan awal sistem kekebalan tubuh.

Ketika bayi minum susu ibu, dia menerima pelbagai macam nutrisi yang baik bagi tubuhnya, seperti Antibodi IgA, Antibodi anti-idiotipik, Limfosit T dan B, dan bakteri yang baik seperti bakterisida laktoferin.

Probiotik
Probiotik adalah salah satu penguat kekebalan alami terbaik untuk anak-anak. Sebab Anda benar-benar mempersenjatai sistem kekebalan tubuh anak dengan bakteri baik.

Probiotik terdiri atas bakteri hidup yang menjadi bagian dari mikrobioma di usus. Sembilan puluh persen dari sistem kekebalan tubuh Anda berada di usus. Jadi ketika Anda memasok kultur hidup yang diperlukan usus anak maka artinya Anda mendukung sistem kekebalan tubuhnya.


Fitonutrien
Fitonutrien adalah senyawa yang secara alami ada dalam tanaman--termasuk buah-buahan dan sayuran--yang berfungsi sebagai pertahanan tanaman terhadap penyakit. Ketika dikonsumsi, fitonutrien memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu melindungi tubuh dari dari bakteri, virus, juga radikal bebas.

Contoh makanan yang mengandung Fitonutrien di antaranya tomat, sayur hijau, dan wortel.

Makanan yang kaya Vitamin A, Vitamin D, dan Seng (Zinc)
Sebuah penelitian pada 2008 menemukan bahwa kekurangan zinc berkontribusi pada disfungsi kekebalan tubuh. Ini karena seng membantu tubuh memproduksi sel T, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Masukkan makanan tinggi seng secara berkala ke dalam program makan anak seperti biji labu, kacang mete, telur, dan daging merah.

[Gambas:Video CNN]

(Fdi/NMA)