FOTO: Pikat Mekar Sakura di Tengah Pandemi Corona

AFP PHOTO, CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 10:28 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah-tengah upaya mengurangi kerumunan massa, bunga sakura bermekaran dan mengundang warga Jepang untuk pergi menikmatinya.

Dengan mengenakan masker, warga Jepang berjalan di bawah pohon-pohon sakura yang bermekaran di taman Ueno di Tokyo. Pemerintah Jepang sendiri telah mengimbau agar warganya tidak menggelar hanami atau pesta menikmati mekar sakura sebagai upaya mencegah wabah corona meluas. (Photo by Behrouz MEHRI / AFP)
Di taman Ueno, bukan hanya penduduk Jepang yang menikmati sakura. Para wisatan asing pun sembari mengenakan kimono berjalan-jalan dan berpose. (Photo by Behrouz MEHRI / AFP)
Setiap tahunnya jutaan turis dari berbagai penjuru dunia datang untuk menikmati mekar bunga sakura (hanami), yang biasanya berlangsung pada pertengahan Maret hingga awal April. (Photo by Behrouz MEHRI / AFP)
Hanami sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Jepang, yakni
Warga Jepang dan turis biasanya menggelar tikar di bawah mekar sakura sambil menikmati makanan dan minuman. Aktivitas ini masih berlangsung, tapi tidak sepadat biasanya. (Photo by Behrouz MEHRI / AFP)
Bagi masyarakat Jepang, tradisi hanami juga biasa ditandai dengan kebiasaan 'melonggarkan dompet' atau mengeluarkan uang untuk berbelanja. Pandemi corona menyebabkan tradisi ini layu tahun ini. (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Pandemi corona juga menyebabkan merosotnya industri pariwisata Jepang. Bahkan, ditengarai efeknya kerugian ekonominya bisa melebihi tahun 2011 ketika Jepang diterpa badai tsunami, gempa, dan kebocoran reaktor nuklir.  (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Jepang sendiri menjadi salah satu negara yang dianggap bisa meredam penyebaran corona. Saat ini terdapat lebih dari 1300 kasus positif, sementara di negara Eropa seperti Spanyol, Italia, atau Jerman jumlahnya telah melampaui puluhan ribu. (Photo by Behrouz MEHRI / AFP)