Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore, mengatakan hal itu juga bisa jadi dipicu karantina wilayah (lockdown), seruan di rumah saja, dan pembatasan sosial (Social Distancing), yang membuat para orang tua mendapatkan keputusan sulit untuk memenuhi imunisasi rutin bagi anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, kata Fore, UNICEF merekomendasikan setiap pemerintahan untuk mulai merencanakan dengan seksama kampanye imunisasi ketika Covid-19 mulai terkendali.
![]() |
[Gambas:Video CNN]
Terpisah, Kepala Program Imunisasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) Ann Lindstrand setuju dengan perhatian yang diwanti-wanti UNICEF.
"Ini akan menjadi tantangan khusus di mana cakupan vaksinasi sudah rendah," katanya.
"Ada risiko bahwa lebih banyak orang akan meninggal karena dampak tidak langsung dari Covid-19, karena vaksinasi akan turun. Pasti akan ada lebih banyak kematian akibat [misalnya] campak."
