Christina Andhika Setyanti
Jurnalis gaya hidup CNN Indonesia yang mengawali karier di media cetak lalu beralih ke media online seiring perkembangan zaman. Seseorang yang cinta dan terkadang menyindir gaya hidup masyarakat dengan segala permasalahannya.

Corona dan Catatan Kekesalan untuk Si Peludah

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 13:26 WIB
Imbauan tidak meludah sembarangan seharusnya jadi salah satu yang digaungkan di tengah pandemi corona di Indonesia. Ilustrasi. (Istockphoto/Mykola Sosiukin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perkuat imun tubuh, makan-makanan sehat, dan rutin cuci tangan jadi anjuran yang didengungkan di mana-mana untuk untuk menjaga diri dari virus corona. Itu semua benar sih, tapi tampaknya belum sempurna.

Seingat saya, tak ada yang mengimbau untuk jangan buang ludah sembarangan, meski WHO dan Kementerian Kesehatan RI sendiri sudah menyatakan kalau virus corona bisa menular lewat percikan droplet alias ludah atau liur.

Imbauan untuk dilarang buang ludah sembarangan seharusnya juga jadi digaungkan buat pencegahan penyebaran virus corona yang bisa dilakukan di level diri sendiri. Apalagi, setidaknya dalam pengalaman saya, 'praktek' meludah sembarangan mudah sekali ditemukan di berbagai sudut Jakarta dan kota-kota lainnya.

Contohnya di jalanan. Sebagai pengguna sepeda motor, acap kali saya melihat (enggak sengaja pastinya) sisa-sisa ludah di tengah jalan. Lebih sial kalau terinjak. Belum lagi tiba-tiba melihat pengendara motor atau mobil yang punya ancang-ancang untuk mengeluarkan dahak dari tenggorokan menuju mulut dan tiba-tiba, cuh.. buang ludah ke jalanan. Mengerikan!


Waktu dulu saya masih sering naik angkot, tak jarang juga saya melihat onggokan ludah orang. Entah sudah berapa jam berada di sana dan tak dibersihkan. Ketika jalan kaki di trotoar, ludah orang-orang tak bertanggung jawab juga ada di situ.

Memangnya kenapa sih dengan ngeludah sembarangan? Cuma perkara jijik?

Tidak bukan cuma itu. Tapi ini juga perkara kesehatan.
Corona dan Catatan Kekesalan untuk Si Peludah

Di dunia medis, ludah itu termasuk cairan tubuh. Hal ini berarti segala sesuatu yang ada di dalam tubuh. Ketika orang tersebut sakit, maka cairan tubuhnya termasuk ludah adalah cairan infeksius alias pembawa penyakit.

Yang harus disadari, air liur mengandung banyak kuman dan bakteri yang bisa bertahan dalam waktu yang lama. Beberapa virus dan bakteri juga bisa bertahan di udara selama 6 jam bahkan sampai 24 jam.

Ketika ada seseorang yang punya penyakit tertentu meludah sembarangan, maka bakteri atau virus berbahaya ini bisa berpindah dari ludah menuju hidung, tenggorokan, sampai paru-paru orang yang tak sengaja menghirupnya.

Sialnya, kalau ternyata penyakit yang diderita adalah penyakit yang menular lewat udara atau droplet (air liur) seperti Covid-19?

Selain Covid-19, sejumlah penyakit lain yang bisa menular lewat droplet atau ludah antara lain tuberkulosis, hepatitis, meningitis, gastroentritis, flu, Cytomegalovirus, atau Epstein-Barr.

Enggak lucu. Cuma perkara tak sengaja kena atau menghirup cipratan ludah orang (yang mungkin sakit) ternyata Anda malah ketularan sakit. Itu konyol. Sebaliknya juga, tak lucu kalau ternyata ludah yang Anda buang sembarangan ini justru menginfeksi orang lain tanpa Anda sadari.

Meludah, hal kecil yang kerap disepelekan, tapi punya dampak besar untuk kesehatan orang lain.

Saya dan keluarga ingin hidup sehat, saya yakin Anda juga. Tapi semua ini tak akan bisa tercapai kalau kita tak membantu untuk menjaga kesehatan dengan cara yang paling mudah dan sederhana, tak buang ludah sembarangan.

Jadi gimana kalau ternyata Anda enggak tahan untuk meludah? Buanglah ludah dengan bijak. Cara paling tepat tidak membiarkan ludah di udara terbuka. Buanglah di toilet kemudian siram ludah dengan air mengalir dan bilas sisi-sisi yang mungkin terkena cipratan ludah Anda.

Buang ludah di tempat di mana ada air mengalir. Bukan hanya di tempat ada air, tapi ada air yang mengalir. Atau keluarkan di tisu, kemudian buang ke tempat sampah (jangan buang sembarangan).

Mulailah diri sendiri dan juga orang lain agar terhindar dari infeksi virus corona dengan cara cuci tangan, makan makanan bergizi seimbang untuk perkuat imun, dan pastinya tidak buang ludah sembarangan. (vws)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK