Kisah Viral Ajak Tetangga Kencan Via Drone di Momen Corona

CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2020 12:50 WIB
Kisah Viral Ajak Tetangga Kencan Via Drone di Momen Corona Ilustrasi kencan online. (Istockphoto/Martin-dm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situasi menjaga jarak pada masa pandemi virus corona (Covid-19) tidak selamanya berdampak negatif. Seorang fotografer bernama Jeremy Cohen di Brooklyn, New York, yang merupakan episentrum Covid-19 di Amerika Serikat (AS) justru berhasil menemukan teman kencan saat sedang bermain drone.

Pada akhir pekan yang hangat, tampak seorang perempuan menari dengan lincah di atap gedung sebelah apartemen Cohen. Dia mencoba menyapa si perempuan dengan melambaikan tangan yang kemudian disambut dengan antusias.


Aksi saling sapa ini pun menumbuhkan inisiatif Cohen mewujudkan ide mengajaknya kenalan. Cohen menulis nomor ponselnya di secarik kertas lalu mengirimkannya ke perempuan itu menggunakan drone.


"Saya pikir, ini adalah kesempatan sempurna untuk melakukan ini," kata Cohen mengutip dari Time.

Rupanya gayung bersambut. Tori Cignarella, perempuan yang mencuri perhatian Cohen, menyadari nomor ponsel yang disematkan pada drone. Momen ini diabadikan di video yang ia unggah di akun TikTok dan Instagram pribadinya.

[Gambas:Instagram]

"Sejujurnya saya merasa ada hubungan yang aneh dengannya," ungkap Cohen.

Cignarella bercerita saat berada di rooftop dia menari 'We All In This Together' dari film 'High School Musical'. Menurutnya saat itu tariannya terbilang tidak maksimal, namun siapa sangka gerakannya membuat Cohen terpana.

"Saya suka bertemu orang baru, jadi jika ada seseorang yang melambaikan tangan pada saya, saya akan membalas dengan senang hati, saya tidak akan mengabaikannya," ujar Cignarella.

Dia tak menyangka lambaian tangannya berujung pada hal tak terduga, dihampiri drone dari seseorang.

"Itu kayak momen 'yak ampun', ya Tuhan ini sekarang banget? Itu sangat keren," katanya.

Saat menerima drone itu ponsel Cignarella sedang mati, dia baru bisa mengirim pesan ke Cohen satu jam kemudian. Mereka berdua akhirnya setuju melakukan kencan, namun dilakukan dengan gaya physical distancing.

Cohen menyiapkan meja dan kursi di balkon apartemennya, sedangkan Cignarella juga melakukan hal yang sama di atap gedung tempat dia tinggal. Masing-masing menikmati hidangan, termasuk sebotol anggur, sambil saling berhadapan via video call di ponsel.


[Gambas:Instagram]

Buat Cohen, tetap tinggal di rumah jadi tantangan buat lebih kreatif. Dia memilih untuk mengeksekusi ide baru di kepalanya.

"Saya selalu bertanya-tanya bagaimana jika, yang selalu berujung pada hal-hal yang lebih buruk," katanya.

Cignarella menganggap pertemuan keduanya tak harus selalu berujung pada hubungan romantis. Buat dia setidaknya dia bisa menambah teman baru terlebih Cohen tinggal di seberang apartemennya.

"Saya sangat senang punya teman yang tinggal bersebelahan jadi bisa nongkrong bareng, kalau karantinanya usai, segera," kata dia.

Barangkali pertemuan keduanya jadi cerita inspiratif sekaligus memberikan angin sejuk buat AS dan negara-negara yang berjuang melawan Covid-19.

Saat video Cohen diunggah di Tiktok, materi itu ditonton jutaan orang. Ini bisa jadi bukti bahwa dunia memerlukan kabar-kabar baik di tengah situasi tak pasti.

[Gambas:Video CNN]

Social distancing atau physical distancing secara alami membuat orang merasa kesepian. Namun Cohen dan Cignarella membuktikan selalu ada cara untuk terhubung satu sama lain tanpa harus melangkahkan kaki.

"Jika Tinder dan Bumble tidak berhasil, coba terbangkan drone saja!" canda Cohen.


(els/fea)