Alasan Bersih-bersih dapat Meredam Cemas karena Corona
Selasa, 07 Apr 2020 09:51 WIB
Ilustrasi. Saat hal-hal yang terjadi terasa jauh di luar kendali, banyak orang beralih ke ritual tertentu seperti aktivitas bersih-bersih untuk menenangkan diri. (condesign/Pixabay)
Bukan tanpa alasan kadar kecemasan menurun setelah Anda menyibukkan diri dengan bersih-bersih. Kegiatan ini disebut ampuh untuk memberikan ketenangan diri.
"Orang-orang semakin kewalahan dan tidak berdaya menghadapi Covid-19. Ketidakpastian tentang ke mana situasi ini [pandemi] mengarah membuat kacau," ujar psikolog Maggie Vaughan, melansir Huffington Post.
Berikut beberapa alasan bersih-bersih bisa jadi salah satu alat penghilang stres yang efektif untuk saat ini.
1. Memberi rasa kontrol terhadap lingkungan
Kecemasan muncul saat seseorang melihat keberadaan ancaman, yang dalam hal ini adalah Covid-19 yang menyebar dengan cepat di seluruh dunia.
"Saat kita mencari cara untuk mengurangi perasaan tidak berdaya [kecemasan terhadap Covid-19], membersihkan adalah salah satu cara untuk mengatasinya," ujar psikolog, Jaime Zuckerman.
Membersihkan, kata Zuckerman, membantu seseorang menyaring gambaran yang lebih besar dan tidak pasti. Dalam aktivitas bersih-bersih, seseorang memegang kendali untuk mengatur semuanya. Dengan kata lain, dengan bersih-bersih, Anda memastikan bahwa Anda tinggal di lingkungan yang bersih sebagaimana menjadi poin penting dalam pencegahan Covid-19.
Membersihkan adalah bentuk ritual atau perilaku berulang. Perilaku berulang seperti menggosok lantai memberikan manfaat yang sama seperti berolahraga. Selain mengurangi hormon stres, aktivitas bersih-bersih juga merangsang produksi endorfin, yang dapat meningkatkan suasana hati.
3. Meningkatkan kepercayaan diri
Berhasil menyelesaikan agenda bersih-bersih yang menantang, seperti merombak kamar yang semrawut, membuat Anda merasa mampu untuk menangani area lain dalam hidup yang terasa menakutkan atau tidak terkendali.
"Kepercayaan diri yang lebih besar mendorong seseorang untuk mengatasi tantangan lain dalam kehidupan," ujar psikolog Forrest Talley.
Dengan keberhasilan tersebut, lanjut Talley, artinya Anda mampu mengendalikan situasi cemas dengan mengambil langkah-langkah yang wajar untuk mengatasi masalah.
(asr/asr)
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Garam Mana yang Paling Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Gaya Hidup • 1 jam yang laluFOTO: Ramai-ramai Mengantre Nasi Jangkrik Sunan Kudus
Gaya Hidup • 36 menit yang laluTumpahan Batu Bara Cemari Pantai Pangandaran, Habitat Penyu Terancam
Gaya Hidup • 2 jam yang laluBolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Ini Batas Aman Kafein
Gaya Hidup • 2 jam yang lalu6 Penyebab Sering Sembelit, Ternyata Tidak Hanya Kurang Serat
Gaya Hidup • 3 jam yang laluLAINNYA DARI DETIKNETWORK