Corona, Kebun Binatang di Texas Terapkan Konsep Drive-Thru

CNN Indonesia | Kamis, 30/04/2020 14:41 WIB
Ribuan pengunjung memanfaatkan liburan Lebaran untuk berwisata ke kebun binatang Ragunan di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2019. Peningkatan kunjungan ke Ragunan diperkirakan berlangsung selama 11 hari,  yakni 6 Juni hingga 16 Juni atau masa liburan Lebaran. Dengan prediksi puncak pengunjung pada akhir pekan nanti diperkirakan rata-rata ada 150.000 orang yang mengunjungi Ragunan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konsep drive-thru sudah sering diterapkan di banyak tempat, mulai dari bioskop, restoran, sampai apotek, bahkan sebelum pandemi virus corona melanda dunia.

Namun kini, Kebun Binatang San Antonio di Texas menerapkan konsep drive-thru bagi pengunjungnya.

Mirip yang dilakukan Taman Safari Indonesia - yang saat ini sedang ditutup demi mencegah penularan virus corona, konsep tersebut terpaksa diterapkan Kebun Binatang San Antonio untuk sementara waktu hingga pandemi berlalu.


Pengunjung Kebun Binatang San Antonio boleh datang melihat-lihat binatang, namun tetap berada di dalam mobil sembari mendengarkan rekaman panduan wisata.

Mereka juga dapat membeli makanan dan minuman dari tepi jalan kebun binatang.

"Ini adalah cara yang sangat unik dan aman bagi keluarga untuk tetap melihat kebun binatang," Tim Morrow, presiden dan CEO Kebun Binatang San Antonio, seperti yang dikutip dari CNN Travel pada Kamis (30/4).

"Cara baru dan kreatif untuk melihat kebun binatang ini akan menjadi langkah bertahap menuju rencana kami untuk membuka kembali kebun binatang setelah diberikan 'lampu hijau' dan waktunya tepat."

Kebun Binatang San Antonio telah ditutup untuk umum sejak 14 Maret karena pandemi virus corona dan membuat pengelola kebun binatang merugi.

Hasil penjualan tiket drive-thru di Kebun Binatang San Antonio akan menambah pendapatan untuk memberikan perawatan terbaik bagi hewan-hewan di dalam kandang selama pandemi berlangsung.

Tak hanya memberi keuntungan bagi hewan, pekerja-pekerja kebun binatang yang telah lama cuti juga bisa dipekerjakan kembali.

"Kami sekarang dalam proses menghubungi beberapa anggota tim yang cuti untuk kembali bekerja, bahkan sebelum kebun binatang benar-benar 'dibuka kembali', dan itu membuat kami sangat bahagia," katanya.

[Gambas:Instagram]

Tiket masuknya berkisar dari US$60 (sekitar Rp898 ribu) per orang untuk pengunjung non-anggota hingga US$32 (sekitar Rp479 ribu) per orang untuk pemegang kartu tahunan dan anggota.

Sesi perdana drive-thru kebun binatang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini, tetapi tiket telah habis terjual dalam dua jam sejak dibuka kemarin.

Karena banyaknya permintaan, Kebun Binatang San Antonio telah memperpanjang sesi drive-thru setiap hari hingga 17 Mei.

"Tanggapan luar biasa terhadap program ini sangat menjanjikan bagi kita selama masa sulit ini," kata Morrow.

Konsep drive-thru baru kali ini bisa dilaksanakan karena area kebun binatang yang sudah terlanjur padat oleh lalu lintas pengunjung dan kereta wisata.

Kebun binatang ini dioperasikan oleh organisasi nirlaba, San Antonio Zoological Society, yang didirikan pada tahun 1929.

Penghasilan untuk taman ini 100 persen tergantung pada penjualan tiket, kunjungan tamu, sumbangan, dan hibah.

Kebun Binatang San Antonio telah menyiapkan wadah donasi agar orang-orang bisa memberikan sumbangan untuk dana operasionalnya.

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)