Paduan Apik Arsitektur Arab-China di Masjid Agung Xi'an

CNN Indonesia | Kamis, 14/05/2020 17:21 WIB
The Great Mosque in Muslim Quarter in old city, Xi'an China. Masjid Agung Xi'an. (iStockphoto/Cezary Wojtkowski)
Jakarta, CNN Indonesia -- The Great Mosque of Xi'an atau Masjid Agung Xi'an merupakan masjid tertua, terbesar, dan yang pertama di China, tepatnya berlokasi di Kota Xi'an, Provinsi Shaanxi.

Masjid ini dibangun pada awal masa kepemimpinan Dinasti Tang dan terus berlanjut hingga Dinasti Qing.

Pembangunan masjid ini juga dikarenakan pengaruh Islam mulai datang ke China yang dibawa oleh pedagang dari Persia dan Afghanistan pada masa Dinasti Tang sekitar abad ke-tujuh.


Mereka datang ke China untuk berdagang lalu menikahi wanita Suku Han.

Arsitektur masjid ini kental dengan nuansa China, salah satunya dominasi warna emas dan merah yang menjadi lambang rezeki dan kesejahteraan.

Dibangun di atas lahan seluar 12 ribu meter persegi, komplek masjid ini terdiri dari empat taman.

Masing-masing taman memajang batu dengan ukiran kalifgrafi seniman legendaris pada masa itu.

Di taman pertama ada ruangan kayu yang menyimpang beberapa perabotan peninggalan Dinasti Ming dan Qing.

Lalu di taman kedua terpajang prasasti bertuliskan kaligrafi dari seniman legendaris pada masa itu.

Di taman ketiga ada Menara Xingxin, ruangan untuk salat yang lebih kecil. Di taman ini juga ada area yang khusus untuk meditasi.

Dan di taman keempat ada ruangan salat yang lebih besar dan mampu menampung 1.000 jemaah sekaligus.

Pengunjung non-Muslim dilarang memasuki ruangan ini.

Masjid ini juga rutin menyuarakan azan dan salat berjemaah lima kali sehari.

Masjid Xi'an telah masuk daftar Situs Warisan Islam Dunia UNESCO pada tahun 1985.

Setelah keliling masjid, tak ada salahnya mampir juga ke situs arkeologi Pasukan Terakota, Tembok Kuno, dan Pagoda Angsa Liar Raksasa.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)