Dilema Jarak Sosial Jelang Peluncuran Astronout Pekan Depan

CNN Indonesia | Minggu, 24/05/2020 12:20 WIB
FILE - In this Friday, July 8, 2011 file photo, crowds gather in the surf and on the beach in Cocoa Beach, Fla., to watch the launch of the space shuttle Atlantis on STS-135. This is the final U.S. shuttle mission before the fleet is retired. In ordinary times, the beaches and roads along Florida’s Space Coast would be packed with hundreds of thousands of spectators, eager to witness the first astronaut launch from Florida in nine years, scheduled for May 27, 2020. In the age of coronavirus, local officials and NASA are split on whether that's a good idea. (AP Photo/Dave Martin) Keramaian pengunjung Pantai Cocoa di Florida, Amerika Serikat, saat peluncuran astronout pada tahun 2011. (AP/Dave Martin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saat normal, pantai dan jalanan di sepanjang Space Coast, Florida, Amerika Serikat, akan dipenuhi ratusan ribu pengunjung yang ingin menyaksikan peluncuran astronot pertama setelah sembilan tahun berselang.

Di masa pandemi virus corona, pejabat setempat dan NASA belum sepakat soal digelarnya acara nonton bareng peluncuran itu.

NASA dan SpaceX mendesak para pengunjung pantai untuk tinggal di rumah pada Rabu (27/5) untuk alasan keamanan. Sementara itu, pejabat di Brevard County, rumah bagi Kennedy Space Center, berniat membuka kembali gerbang wisata sebagai upaya menggairahkan kembali sektor pariwisata yang saat musim semi terdera virus corona.


Jika orang merasa nyaman datang dan menonton peluncuran, "tentu saja, datanglah. Jika tidak, saya juga menghormatinya," kata Sheriff Brevard County Wayne Ivey.

"Saya tidak akan memberi tahu orang Amerika bahwa mereka tidak bisa menyaksikan sepotong momen bersejarah," katanya.

Petugas keamanan meminta pengunjung untuk berlatih menjaga jarak sosial saat mereka menyaksikan peluncuran astronot Doug Hurley dan Bob Behnken dalam uji penerbangan kapsul awak SpaceX Dragon.

Sekitar 85 polisi akan memantau kerumunan dan meminta orang untuk mematuhi jarak sosial jika mereka datang kelompok. Jaringan toko-toko sepanjang pantai mendistribusikan 20 ribu masker kepada para penonton berkoordinasi dengan kantor kepolisian setempat, kata Ivey.

Ivey, yang dibesarkan di Florida dan sering menyaksikan peluncuran, ingin generasi muda dapat menikmati peristiwa bersejarah yang dirasa dapat meningkatkan rasa patriotrisme itu.

"NASA adalah bagian nyata dari sejarah kami di Brevard County," kata Ivey.

Setelah tinjauan keamanan dua hari, NASA dan SpaceX pada hari Jumat (22/5) menyiapkan roket untuk penerbangan Rabu depan. Waktu lepas landas adalah 16.33 EDT.


Awal bulan ini, Administrator NASA Jim Bridenstine meminta orang-orang untuk menonton peluncuran dari rumah, secara online atau melalui TV. Badan antariksa juga menawarkan "pengalaman peluncuran virtual."

NASA melakukan yang terbaik untuk memfasilitasi jarak sosial di dalam Kennedy Space Center dengan membatasi akses, meskipun mungkin menampung dua undangan VIPS. Wakil Presiden Mike Pence mengatakan dia berencana untuk berada di sana, dan Presiden Donald Trump mengatakan dia berpikir untuk hadir.

Pusat pengunjung di Kennedy, tempat utama untuk melihat peluncuran, ditutup untuk umum.

Astronot NASA belum diluncurkan dari AS sejak program pesawat ulang-alik berakhir pada 2011. Peluncuran minggu depan akan menjadi upaya pertama oleh perusahaan swasta untuk menerbangkan astronot ke orbit untuk badan antariksa.

"Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah kita ingin menjaga semua orang aman," kata Bridenstine. "Jadi kami meminta orang-orang untuk tidak pergi ke Kennedy Space Center, itu membuat saya sedih saat mengatakannya."

Meskipun ukuran kerumunan bervariasi, peluncuran dapat mendatangkan hingga setengah juta pengunjung ke Space Coast. Pejabat pariwisata setempat berpikir peluncuran minggu depan akan membawa tidak lebih dari 200 ribu penonton.

Dengan lalu lintas penumpang pesawat turun secara drastis dan taman hiburan terdekat di Orlando ditutup karena pandemi, "jumlah pengunjung dari luar negeri akan turun drastis," kata Peter Cranis, direktur eksekutif Kantor Pariwisata Space Coast.

"Suasana berbeda setelah pandemi virus corona muncul, orang-orang memilih berada di rumah sekarang," kata Cranis.


Bisnis pariwisata Space Coast turun sekitar 40 persen untuk tahun ini, dan itu bisa mendatangkan kerugian hingga US$1 miliar, katanya.

"Peluncuran seperti ini setelah akhir pekan panjang benar-benar dapat memberi kita kesempatan bangkit lagi," kata Cranis.

Para pelaku bisnis perhotelan lokal menanti kedatangan pengunjung setelah dua bulan yang buruk. Tom Williamson, manajer umum dua hotel di Space Coast, masing-masing dengan 150 kamar atau lebih, mengatakan satu hotel ditutup dan yang lainnya hanya memiliki hunian 15 persen pada bulan April. Dia mengharapkan kedua hotelnya ramai saat hari peluncuran.

"Kami senang melihat beberapa tanda kehidupan," kata Williamson.

Steven Giraldo bekerja sebagai konsultan teknis untuk sebuah perusahaan perangkat lunak di St. Petersburg, Florida, tetapi ia memiliki pekerjaan sampingan dengan beberapa temannya yang menawarkan tur perahu sewaan untuk menonton peluncuran. Untuk peluncuran SpaceX minggu depan, perahunya telah dipesan sekitar 150 orang dari Australia dengan tarif US$75 per kepala. Dia akhirnya membatalkan rencana itu.

"Butuh terlalu banyak upaya logistik untuk memastikan apakah semua orang mengenakan masker, memastikan tidak ada yang demam, dan bagaimana jarak sosialmu dengan perahu?" kata Giraldo.

Sebagai gantinya, ia berencana untuk menonton peluncuran dengan tujuh teman lain, beberapa dari Arizona dan Indiana, di sebuah kapal di Sungai Banana.

"Ini akan menjadi momen terbesar kami," kata Giraldo. "Tapi saya tidak tahu bagaimana cara menikmatinya."

(AP/ard)

[Gambas:Video CNN]