"Ada kegiatan di luar rumah yang rawan menularkan ke anak, maka perlu pengawasan," ucap Aman kepada CNNIndonesia.com, Minggu (24/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk usia 0-5 tahun berada di posisi buncit, di bawah kategori usia 6-17. Masih ada 8,1 persen yang tak menunjukkan data usia.
Untuk diketahui, per 23 Mei 2020, pemerintah RI mengumumkan kasus positif di Indonesia sudah mencapai 21.745 pasien. Selain itu per hari yang sama, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 11.495, sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 49.958.
Namun, menurut Aman, angka kasus anak sebenarnya akan jauh lebih banyak jika dilakukan tes swab dan penelusuran kontak langsung (contact tracing) yang lebih masif dalam kasus Covid-19/
"Mungkin lebih banyak dari data tersebut, itulah mengapa orang tua perlu mengawasi anak karena penularannya mudah," kata Aman.
Lihat juga:10 Cara Alami Menghilangkan 'Mata Panda' |
"Sama saja ya kalau bicara imunitas, tidak benar kelompok usia anak tidak rentan terhadap Covid-19," ucap Aman.
Lebih lanjut, Aman mendesak supaya pemerintah memperhatikan upaya penerapan new normal terhadap anak. Terlebih dalam upaya memerhatikan kebutuhan dasar anak.
"Tatanan kehidupan normal harus disusun sesuai dengan kebutuhan dasar anak, bukan sebaliknya," imbuh Aman.
Grafik sebaran kelompok umur positif Covid-19 di Indonesia yang diakses dari situs www.covid19.go.id, 24 Mei 2020, pukul 13.43 WIB. (Screenshot via web covid19.co.id) |
Ia pun menegaskan bahwa perawatan pada anak juga memerlukan metode khusus, tidak seperti pasien dewasa.
Aman menjelaskan, selama ini tes hanya dilakukan pada anak yang menunjukkan gejala berat penyakit Covid-19. Sementara untuk anak yang bergejala ringan dilakukan perawatan di rumah.
"Menghadapi pasien anak kan tidak mudah, terutama masalah psikologis, perawatan pada anak tidak hanya dengan pengobatan mandiri, tapi lebih baik ditemani dengan orang tuanya melakukan isolasi," jelasnya.
Lihat juga:Munculnya Gejala-gejala Langka Virus Corona |
Untuk angka fatal, kategori 0-5 tahun persentasenya 0,8 persen yang meninggal. Sementara itu, kategori 6-17 tahun mencapai 0,6 persen. (mln/kid)
Grafik sebaran kelompok umur positif Covid-19 di Indonesia yang diakses dari situs www.covid19.go.id, 24 Mei 2020, pukul 13.43 WIB. (Screenshot via web covid19.co.id)