Tips Tetap Sehat saat Cuaca Panas dan Terik

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2020 16:52 WIB
Warga Jakarta menggunakan payung menghalau sengatan matahari siang hari di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019. BMKG mencatat suhu udara pada siang hari masih terjadi di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan hingga akhir Oktober 2019. CNNIndomesia/Safir Makki Ilustrasi. Masyarakat diminta tetap menjaga daya tahan tubuh di tengah cuaca panas di beberapa wilayah Indonesia. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cuaca panas dan terik menimpa beberapa wilayah Indonesia sejak hari pertama Lebaran, Minggu (24/5) hingga saat ini. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terpantau suhu di beberapa wilayah Indonesia berada pada kisaran 24-36 derajat Celcius dalam lima hari terakhir. Cuaca panas ini disebut terjadi akibat lapisan bawah atmosfer yang relatif kering.

"Fenomena udara gerah sebenarnya adalah fenomena biasa pada saat memasuki musim kemarau. Untuk Jabodetabek, periode April-Mei adalah bulan-bulan di mana suhu udara memang cukup tinggi," ujar Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (26/5).


Cuaca panas dan terik sendiri diketahui rentan memicu dehidrasi dan iritasi kulit. Untuk mengatasinya, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan stamina.

"Banyak minum dan makan buah segar sangat dianjurkan, termasuk memakai tabir surya sehingga tidak terpapar langsung sinar matahari berlebih, serta lebih banyak berdiam di rumah pada saat pemberlakuan PSBB," imbau Herizal.

Berikut beberapa tips untuk menjaga tubuh tetap sehat di tengah cuaca panas.

1. Menjaga hidrasi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air mineral. Orang dewasa disarankan untuk meminum delapan gelas air mineral per hari.
2. Konsumsi banyak buah dan sayur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Mengutip Healthline, beberapa buah dan sayur yang dapat membantu menghidrasi tubuh di antaranya semangka, stroberi, jeruk, mentimun, selada air, seledri, dan tomat.
3. Hindari paparan sinar matahari secara langsung. Menukil situs WHO, paparan sinar matahari secara langsung akan memicu risiko kerusakan pada kulit.
4. Gunakan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
5. Hindari konsumsi protein yang dapat meningkatkan panas dalam tubuh. Menyitat buku The Complete Book of Ayurvedic Home Remedies, beberapa makanan yang dapat meningkatkan panas dalam tubuh di antaranya bawang, lada hitam, jahe, dan makanan-makanan pedas lainnya. Makanan seperti kacang-kacangan, kentang, dan brokoli juga disebut dapat menghasilkan panas dalam tubuh. (asr)

[Gambas:Video CNN]