7 Tips Aman dan Bersih Mengolah Jamu di Rumah

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 12:47 WIB
Racikan yang sudah siap untuk di konsumsi ditaruh dalam satu wadah seukuran galon.  Jamu kunyit asam dikatakan oleh sebagian besar penjual jamu sebagai jamu 'adem-ademan atau seger-segeran' yang dapat diartikan sebagai jamu untuk menyegarkan tubuh atau dapat membuat tubuh menjadi dingin. Ada pula yang mengatakan bermanfaat untuk menghindarkan dari panas dalam atau sariawan, serta membuat perut menjadi dingin. Seorang penjual jamu mengatakan bahwa jamu jenis ini tidak baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda sehubungan dengan sifatnya yang memperlancar haid. Ada pula penjual jamu yang menganjurkan minum jamu kunir asam untuk melancarkan haid. Jakarta. Senin, 7 Agustus 2017. CNN Indonesia/Andry Novelino Ilustrasi. Perhatikan beberapa tips untuk mengolah jamu di rumah agar tetap aman dan bersih dari kuman. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konsumsi jamu dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Anda bisa mengolah jamu sendiri di rumah menggunakan pilihan tumbuhan obat yang tersedia.

Mengolah jamu sendiri di rumah bukan perkara mudah. Anda juga perlu memperhatikan keamanan dan kebersihan saat pengolahan.

Mengutip buku panduan Serba Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, berikut tips pengolahan jamu di rumah tangga.


1. Cuci bahan segar
Cuci bahan segar jamu atau tumbuhan obat pilihan menggunakan air mengalir. Mencucinya dengan menggunakan sabun hanya akan meninggalkan jejak-jejak zat kimia dalam bahan yang bisa berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi.

Setelah dicuci, simpan bahan-bahan segar dalam tempat bersih dan keringkan.

2. Perhatikan kebersihan alat
Pastikan tempat dan peralatan yang digunakan berada dalam keadaan bersih. Anda disarankan untuk menggunakan peralatan berbahan stainless steel.

3. Kebersihan pembuat jamu
Tak hanya kebersihan bahan dan alat yang perlu diperhatikan, kebersihan Anda si pembuat jamu pun perlu dijaga.

Gunakan pakaian bersih saat meracik jamu. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal selama 20 detik sebelum mengolah jamu. Gunakan pula masker dan sarung tangan saat proses pengolahan.

4. Cara pembuatan
Rebus bahan-bahan jamu dengan menggunakan air bersih hingga mendidih.

5. Simpan pada wadah yang sesuai
Setelah matang dan mendidih, simpan rebusan tumbuhan obat pada wadah yang sesuai atau food grade. Jangan menggunakan botol bekas air mineral sekali pakai untuk menyimpan jamu.

6. Simpan pada suhu yang tepat
Jamu perlu disimpan dalam suhu yang sejuk. Anda bisa menyimpannya dalam kulkas dan dipanaskan kembali saat akan diminum. Namun, jangan disimpan terlalu lama.

7. Pastikan tak ada perubahan
Sebelum dikonsumsi, pastikan tidak ada perubahan warna, bau, dan rasa pada jamu yang telah disimpan dalam beberapa waktu. (asr)

[Gambas:Video CNN]