7 Tips Siasati Make Up di Balik Masker

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 14/06/2020 14:49 WIB
Ilustrasi Riasan mata Ilustrasi. Masker tak jadi alasan untuk tidak tampil maksimal. (Gromovataya/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masker mau tak mau jadi bagian dari elemen berbusana di masa new normal ini. Karena menutup setengah bagian wajah, masker kerap membuat tampilan terasa payah. Padahal, mengenakan masker tak jadi alasan untuk tidak bisa tampil maksimal.

Make up artist, Dian Carita, berbagi tips tentang bagaimana cara tetap tampil menarik saat menggunakan masker.

Saat menggunakan masker, kata Dian, riasan akan fokus ke area mata.


"Pakai masker, kan, yang kelihatan cuma mata ke atas, tapi bisa diakalin," ujar Dian pada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Selasa (9/6).


1. Aplikasi cushion
Meski mengenakan masker, Anda sebaiknya tetap mengaplikasikan alas bedak atau foundation. Dian menyarankan untuk memilih foundation berjenis medium coverage atau yang ringan.

Selain foundation, Anda juga bisa mengaplikasikan cushion yang jauh lebih ringan. Foundation dan cushion berguna untuk menutup flek, noda bekas jerawat, dan mengontrol kadar minyak di kulit.

"Hindari foundation yang full coverage. Kulit makin sulit bernapas karena ditutup foundation dan masker, bisa breakout [timbul jerawat berukuran besar] nanti," imbuhnya.

2. Utak-atik bulu mata
Tidak bisa dimungkiri, tampilan mata yang menarik didukung dengan kondisi bulu mata yang panjang dan lentik. Dian berkata, penggunaan bulu mata palsu bisa menunjang penampilan. Menurut dia, asal lem bulu mata palsu berkualitas baik, bulu mata pun bakal awet seharian.

Warga menggunakan masker untuk mengantisipasi terinfeksi virus Corona Covid 19. CNN Indonesia/Andry NovelinoIlustrasi. Masker menjadi salah satu properti busana wajib di masa pandemi Covid-19. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Namun, memakai bulu mata palsu memang menjadi tantangan tersendiri bagi pemula. Anda bisa saja menghabiskan 10-15 menit hanya untuk pemasangannya.

"Kalau merasa ribet pasang bulu mata palsu, bisa eyelash extension," ujar Dian menyarankan. Namun, Anda juga tetap memperhatikan perawatannya agar tak cepat rontok.

3. Gunakan lensa kontak
Lensa kontak (softlens) bisa jadi pilihan untuk elemen tampilan mata. Soal warna, pilih yang selaras dengan warna kulit.

Dian mengatakan, pada dasarnya orang Indonesia memiliki dua jenis karakter warna kulit, yakni yellow undertone dan pink undertone. Mereka yang memiliki warna kulit yellow undertone atau warna hangat seperti kuning langsat hingga cokelat gelap bisa menggunakan lensa kontak warna cokelat atau abu tua. Sedangkan untuk pemilik kulit pink undertone yang cenderung cerah, putih pucat, bisa menggunakan warna abu atau biru.

4. Poles alis
Alis jelas tak boleh lepas dari perhatian. Bahkan, menurut Dian, sebagian perempuan meyakini tampilan alis 'on fleek' sebagai yang terpenting dibanding elemen wajah lain.

Namun, Dian berkata orang terlalu mementingkan bentuk alis dan melupakan elemen yang tidak kalah penting yakni pemilihan warna.

"Poin penting itu warna. Banyak orang enggak sadar kalau tipikal mukanya udah galak misal yang rahangnya menonjol, kuat, terus warna alis hitam, abu-abu, bold, jadi galak, kan?" ujarnya.

Dian pun menyarankan untuk menyelaraskan warna alis dengan warna rambut. Jika Anda memiliki rambut hitam, pilih pensil alis warna hitam. Namun untuk pilihan paling aman adalah warna cokelat tua. Warna ini bisa menyatu dengan warna rambut apa pun dan kulit orang Indonesia yang cenderung kuning langsat atau sawo matang.

5. Pertegas dengan eyeliner
Eyeliner atau polesan garis bisa mempertegas tampilan mata. Dian mengatakan, apa pun bentuknya, Anda harus memerhatikan tebal atau tipis eyeliner.

Sesuaikan ketebalan polesan eyeliner dengan lebar kelopak mata. Jika memiliki kelopak mata yang cukup besar, Anda bisa mengaplikasikan eyeliner yang sedikit tebal hingga mata terbingkai sempurna.

Ilustrasi Pengeriting Bulu MataIlustrasi. Riasan saat mengenakan masker akan fokus pada bagian mata. (kinkate/Pixabay)

6. Eyeshadow
Anda juga bisa memulaskan warna pada kelopak mata dengan menggunakan eyeshadow. Seperti pensil alis, kata Dian, eyeshadow juga memiliki warna netral dan aman dipakai dalam berbagai situasi. Perempuan yang juga membuka kelas make up ini pun kerap ditanya murid-muridnya yang baru belajar merias.

"Kalau cari palet eyeshadow, amannya pakai warna krem, soft brown, dark brown, lalu mungkin hitam dan navy tapi hanya untuk sudut mata," ujarnya.

Jika riasan digunakan sejak pagi hingga malam, ada tips yang bis Anda ikuti. Aplikasikan warna lembut saat pagi pada seluruh bagian kelopak mata. Tambahkan elemen warna yang lebih gelap pada bagian sudut belakang saat sore. Sedikit trik ini bisa mengubah tampilan tanpa perlu banyak upaya.

Dian mengingatkan pemilihan eyeshadow juga perlu memperhatikan jenisnya. Umumnya, eyeshadow terbagi dua yakni matte dan shimmering yang memberikan efek kilau. Untuk pemakaian pagi-siang, eyeshadow dengan nuansa matte bakal lebih cocok daripada yang berkilau.

"Kalau mau eksperimen enggak masalah, tapi cek undertone kulit dulu. Buat kulit kuning ke arah putih pucat bisa mencoba warna pink, fuchsia, biru. Buat kulit gelap bisa pilih navy blue," imbuhnya.


7. Lipstik 'matte finish'
Penggunaan masker membuat Anda mau tidak mau mengenakan lipstik bertipe kering. Dian menyarankan untuk menggunakan pelembap bibir terlebih dahulu untuk menghindari bibir kering dan mengelupas.

Menyoal pilihan warna, ia menekankan untuk menentukan bagian wajah mana yang ingin ditonjolkan. Secara umum, riasan akan menonjolkan bagian mata atau bibir. Jika ingin menonjolkan mata, pilih riasan mata yang tebal, sedangkan pilih nuansa kalem untuk bibir. Begitu pula sebaliknya. Selain itu, sesuaikan pula warna bibir dengan blush on.

"Secara estetika, lipstik itu menyesuaikan sama blush on. Misal, lipstiknya soft pink, merah, merah marun, ungu, pilih blush on yang warnanya sama atau senada," katanya. (els/asr)

[Gambas:Video CNN]