FOTO : Menanti Panen Kebun Hidroponik di Tengah Pandemi

Antara Foto,, CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 15:29 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Berkebun di rumah menjadi gaya hidup yang paling banyak diminati selama pandemi. Mulai dari tanaman hidroponik hingga tanaman sayur masuk ke daftar pilihan.

Seorang warga menanam sayuran dengan sistem hidroponik di kediamannya di kawasan Sangeh, Badung, Bali, Rabu (13/5/2020). Warga yang sebelumnya memproduksi dan menjual minuman dalam kemasan di berbagai kegiatan keramaian masyarakat tersebut, selama masa pandemi COVID-19 melakukan budi daya sayuran hidroponik dan menjual sarana hidroponik siap tanam dengan harga Rp900 ribu hingga Rp2,4 juta per paket untuk menyiasati dampak ekonomi dari COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.

Berkebun di rumah menjadi gaya hidup yang paling banyak diminati selama pandemi covid-19. Mulai dari tanaman hidroponik hingga tanaman sayur masuk ke daftar pilihan. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Petani merawat bibit sayur yang ditanam menggunakan metode hidroponik di Tangkit Lama, Sungai Gelam, Muarojambi, Jambi, Sabtu (16/5/2020). Pertanian hidroponik di lahan seluas 3x10 meter dengan beberapa jenis sayur di antaranya bayam merah, daun mint, samhong, nai bai, dan beberapa jenis selada yang telah dipasarkan ke sejumlah pasar modern setempat itu beromzet Rp3 juta per bulan sehingga bisa menjadi peluang usaha pertanian di lahan yang terbatas. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.

Manfaat berkebun di rumah tidak hanya mengisi waktu luang saat harus di rumah saja, tetapi juga membuat suasana di sekitar rumah menjadi indah dan asri.  (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Seorang warga menanam sayuran dengan sistem hidroponik di kediamannya di kawasan Sangeh, Badung, Bali, Rabu (13/5/2020). Warga yang sebelumnya memproduksi dan menjual minuman dalam kemasan di berbagai kegiatan keramaian masyarakat tersebut, selama masa pandemi COVID-19 melakukan budi daya sayuran hidroponik dan menjual sarana hidroponik siap tanam dengan harga Rp900 ribu hingga Rp2,4 juta per paket untuk menyiasati dampak ekonomi dari COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.
Petani merawat bibit sayur yang ditanam menggunakan metode hidroponik di Tangkit Lama, Sungai Gelam, Muarojambi, Jambi, Sabtu (16/5/2020). Pertanian hidroponik di lahan seluas 3x10 meter dengan beberapa jenis sayur di antaranya bayam merah, daun mint, samhong, nai bai, dan beberapa jenis selada yang telah dipasarkan ke sejumlah pasar modern setempat itu beromzet Rp3 juta per bulan sehingga bisa menjadi peluang usaha pertanian di lahan yang terbatas. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.
Petani merawat bibit sayur pakcoy yang ditanam menggunakan metode hidroponik di Tangkit Lama, Sungai Gelam, Muarojambi, Jambi, Sabtu (16/5/2020). Pertanian hidroponik di lahan seluas 3x10 meter dengan beberapa jenis sayur di antaranya bayam merah, daun mint, samhong, nai bai, dan beberapa jenis selada yang telah dipasarkan ke sejumlah pasar modern setempat itu beromzet Rp3 juta per bulan sehingga bisa menjadi peluang usaha pertanian di lahan yang terbatas. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.
Pekerja merawat tanaman hidroponik bayam merah di Serua Farm Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/6/2020). Pada masa pandemi COVID-19 permintaan sayur tanaman hidroponik mengalami kenaikan hingga 200 persen yang dijual secara daring dan melalui supermarket. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Pekerja merawat tanaman hidroponik bayam merah di Serua Farm Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/6/2020). Pada masa pandemi COVID-19 permintaan sayur tanaman hidroponik mengalami kenaikan hingga 200 persen yang dijual secara daring dan melalui supermarket. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Pengelola RPTRA Rustanti, Ahmad Sulaeman memeriksa bayam yang ditanam dengan sistem hidroponik di Rumah Susun Tanah Tinggi, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Pengelola berharap warga sekitar bisa memanfaatkan urban farming ini untuk membeli sayuran sehingga tidak harus ke pasar di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
Petani merawat sayuran yang ditanam menggunakan metode Hidroponik di Taman Kaldera, Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/6/2020). Bercocok tanam sayuran dengan memanfaatkan media tanam hidroponik itu menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketahanan pangan di saat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.
Warga merawat sayuran yang ditanam menggunakan metode Hidroponik di Kampung Tangguh Ketahanan Pangan Kelurahan Menteng, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (25/6/2020). Pembentukan kampung tersebut sebagai salah satu inisiatif warga menyediakan lumbung pangan secara mandiri dan membantu menjaga ketahanan pangan yang dimana hasilnya akan digunakan untuk membantu warga lainnya guna melewati masa sulit di saat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.
Warga merawat sayuran yang ditanam menggunakan metode Hidroponik di Kampung Tangguh Ketahanan Pangan Kelurahan Menteng, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (25/6/2020). Pembentukan kampung tersebut sebagai salah satu inisiatif warga menyediakan lumbung pangan secara mandiri dan membantu menjaga ketahanan pangan yang dimana hasilnya akan digunakan untuk membantu warga lainnya guna melewati masa sulit di saat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.
Pekerja memanen sayuran hasil pengembangan sistem hidroponik di Desa Binong, Lebak, Banten, Jumat (5/6/2020). Warga setempat bercocok tanam sayuran dan buah dengan memanfaatkan media tanam hidroponik di lahan pekarangan rumahnya untuk berupaya menjaga ketahanan pangan di saat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/pras.