Hand Sanitizer Akibatkan Keracunan saat Ditelan

Tim, CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 17:25 WIB
Sejumlah orang dilaporkan mengalami keracunan, kejang, gangguan penglihatan, hingga kematian setelah menelan hand sanitizer. Ilustrasi. Sejumlah orang dilaporkan mengalami keracunan, kejang, gangguan penglihatan, hingga kematian setelah menelan hand sanitizer. (Gadini/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mencuci tangan adalah cara aman untuk menggunakan hand sanitizer dalam rangka melindungi diri dari penularan Covid-19. Tapi jika ditelan, hand sanitizer bisa mengakibatkan keracunan, gangguan penglihatan, kejang, hingga kematian.

Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mencatat sebanyak 15 kasus menelan hand sanitizer pada Mei-Juni 2020. Kejadian itu membuat 15 korban harus dirawat di rumah sakit karena keracunan metanol yang ada di dalam hand sanitizer.

Para korban rata-rata berusia 21-65 tahun. Sebanyak 6 orang mengalami kejang, 3 orang mengalami gangguan penglihatan, 1 orang nyaris buta, sedangkan 4 lainnya dilaporkan tewas.


"Penyelidikan ini menyoroti perilaku merugikan yang bisa mengakibatkan kematian akibat menelan hand sanitizer berbasis alkohol yang mengandung metanol," tulis CDC dalam laporan mereka, mengutip CNN.

CDC menyebut mereka masih belum bisa memastikan motivasi korban menelan hand sanitizer. Pada anak-anak, kemungkinan penyebabnya adalah kelalaian. Sementara pada orang dewasa, hand sanitizer diduga menjadi pengganti minuman beralkohol.

Sejak Juli, Food and Drug Administration (FDA) telah memperingatkan konsumen dan pekerja medis untuk tidak menggunakan beberapa jenis hand sanitizer yang mengandung metanol. Metanol dalam hand sanitizer berpotensi menjadi racun.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]