Cari Pembeli, Louis Vuitton Bawa Berlian Sewelo ke Singapura

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 07/08/2020 18:51 WIB
Louis Vuitton tengah memamerkan berlian terbesar kedua di dunia miliknya di Singapura untuk mencari pembeli yang berminat. Ilustrasi. Louis Vuitton tengah memamerkan berlian terbesar kedua di dunia miliknya di Singapura untuk mencari pembeli yang berminat. (Astari Kusumawardhani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berlian terbesar kedua di dunia telah ada di Singapura. Berlian 1.758 karat ini telah dibeli oleh label mode Louis Vuitton pada Januari lalu.

Melansir The Strait Times, saat ini Louis Vuitton tengah memamerkan berlian untuk mencari pembeli yang berminat hingga Selasa (11/8) mendatang.

Berlian tersebut dinamai Sewelo, yang berarti 'temuan langka' dalam bahasa Setswana. Berlian ditemukan pada April 2019 di sebuah pertambangan berlian milik Kanada Lucara Diamond Corporation di Botswana.


Batu hitam berkilauan itu adalah berlian kedua terbesar dalam sejarah yang tercatat di dunia. Pada posisi pertama, ada berlian Cullinan dengan 3.106 karat yang ditemukan di pertambangan kawasan Afrika Selatan pada 1905 silam.

Sewelo sendiri diprediksi berusia dua miliar tahun. Dengan begitu, Sewelo menjadi berlian terbesar sekaligus tertua yang ditemukan pada abad ini.

Pembelian LV atas temuan bersejarah ini dinilai terlalu berani oleh banyak orang. Merek yang berada di bawah LVMH ini baru mulai menjajaki dunia perhiasan pada tahun 2012, dengan sebuah studi di Place Vendome, Paris, Prancis.

Hingga saat ini, tak diketahui secara pasti berapa kocek yang dikeluarkan rumah mode Prancis itu untuk membeli Sewelo.

CEO Louis Vuitton Michael Burke mengatakan bahwa Sewelo akan mendorong LV untuk menjadi salah satu 'pemain' dalam dunia perhiasan.

"Batu yang kasar ini unik. Memamerkannya kepada beberapa klien adalah bukti dari semangat berani dan keinginan kami untuk menjadi pemain utama dalam dunia perhiasan," ujar Burke.

Saat ini, Sewelo hanya bisa dilihat berdasarkan perjanjian di Louis Vuitton Island Maison, Marina Bay.

Namun, Burke menolak memberitahukan rencananya mengenai berlian tersebut. Kemungkinan besar LV akan memotong berlian itu ke dalam potongan-potongan kecil yang sebelumnya telah dipesan terlebih dahulu oleh pembeli.

Saat ini LV bekerja sama dengan perusahaan pemotong berlian yang berbasis di Antwerp untuk membuat rencana optimal mengenai batu langka tersebut.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]